Badal haji adalah konsep yang sangat penting untuk diketahui oleh calon jamaah. Hal ini terkait dengan masa tunggu keberangkatan haji yang saat ini mencapai 26,4 tahun. Rentang yang cukup lama tersebut memunculkan kemungkinan calon jamaah batal berangkat. Sebagai solusi, mereka yang batal pergi bisa menunjuk seorang pengganti yang tentunya amanah.
Badal haji adalah istilah yang pada akarnya berasal dari kata بدل atau badal. Dalam Bahasa Arab, kata ini berarti “pengganti” atau “substitusi”. Hukum Islam memperbolehkan berhaji dengan sistem ini. Tentunya ada beberapa syarat yang mesti dipenuhi. Orang yang akan menggantikan tersebut haruslah mampu secara fisik, keuangan, dan paham manasik haji.
Mereka juga wajib pernah beribadah haji sebelumnya untuk diri sendiri. Selain itu, satu orang hanya boleh mewakilkan satu jamaah dalam satu waktu keberangkatan. Di samping memahami aspek syarat wajib tersebut, Anda perlu memahami mengenai aspek biaya dan manfaat berhaji badal secara syariat dan sosial. Yuk, baca selengkapnya di bawah ini!
Apakah badal haji adalah untuk orang meninggal saja?
Tidak, cara ini juga bisa untuk menggantikan ibadah orang yang secara medis sulit sembuh atau sudah sangat tua. Sehingga, secara fisik, sangat berat bagi calon jamaah tersebut untuk berangkat dan melakukan seluruh ritual syariah secara mandiri. Dalil untuk metode ini berasal dari hadis shahih Bukhari dan Muslim. Suatu ketika seorang wanita bertanya kepada Rasulullah Muhammad SAW tentang ayahnya yang sudah tua dan tidak sanggup berhaji.
“Wahai Rasulullah, kewajiban haji dari Allah telah datang kepada ayahku saat ia sudah sangat tua dan tidak mampu duduk tegak di atas kendaraan. Bolehkah aku berhaji untuknya?” Nabi Muhammad SAW menjawab: “Ya, berhajilah untuknya.” Badal haji adalah ibadah dengan segudang kebaikan, seperti:
-
Memenuhi kewajiban haji bagi orang yang sudah terdaftar berangkat ke Tanah Suci tetapi batal karena sakit permanen, usia lanjut, atau wafat.
-
Mendatangkan pahala haji bagi orang yang dibadalkan meski mereka tidak bisa berangkat.
-
Merekatkan hubungan batin anak kepada orang tua sebab cara ini dinilai sebagai bentuk bakti.
-
Menjadi ladang amal bagi orang yang melakukan badal haji itu sendiri.
-
Merupakan sarana pengampunan dosa bagi orang yang dibadalkan.
Komponen biaya untuk melakukan badal haji
Total biaya badal haji adalah lebih murah dibandingkan anggaran haji reguler. Hal ini dikarenakan biaya haji pengganti pada umumnya hanya mencakup pelaksanaan ibadahnya saja. Skema anggaran badal haji tidak mencakup biaya penerbangan dan akomodasi secara penuh seperti pada haji reguler. Selain itu, harga lebih murah sebab ditetapkan oleh agen travel atau layanan khusus, bukan dari pemerintah.
Untuk 2025 dan 2026, kisaran harga beribadah haji pengganti mulai dari Rp 7 hingga Rp 35 juta per jamaah. Perbedaan harga ini tergantung pada paket dari agen, fasilitas, dokumentasi, dan sertifikat. Harga terendah biasanya ditawarkan oleh warga Indonesia yang menetap di Arab Saudi. Berikut rincian komponen biaya haji pengganti:
Keperluan administrasi dan pengurusan visa
Badal haji tetap membutuhkan dokumen resmi, seperti visa, sertifikat sebagai bukti pelaksanaan, paspor, dan bukti relasi antara orang yang berangkat dan dibadalkan. Aspek ini turut mencakup biaya administrasi travel, asuransi, pengurusan izin ibadah di Arab Saudi, dan lain sebagainya. Total biayanya sendiri variatif, mulai dari Rp 1 jutaan hingga Rp 5 jutaan, tergantung paket yang dipilih dari penyelenggara.
Kebutuhan pelaksanaan rangkaian ritual haji
Badal haji adalah ibadah dengan ritual yang sama dengan haji reguler. Karenanya, aspek ini menjadi penyumbang terbesar bagi keseluruhan harga haji pengganti, mencapai antara 45 dan 60% dari total paket. Uang yang dibayar akan digunakan untuk:
1. Transportasi lokal di Mekah dan Madinah.
2. Hotel atau tempat menginap sementara selama beribadah.
3. Makanan, minuman, dan kudapan.
4. Pelaksanaan rukun haji, yang meliputi thawaf ifadah, sa’i, ihram, wukuf di Arafah, tahallul.
5. Pendamping/muthawwif.
Laporan pelaksanaan dan sertifikat
Karena badal haji merupakan ibadah yang diwakilkan, maka dokumentasi menjadi penting. Dalam hal ini, penyelenggara menyediakan layanan pembuatan dokumen resmi atau piagam yang sudah ditandatangani dan dilegalisasi. Di dalam dokumen tersebut tertulis nama orang yang dibadalkan. Sertifikat ini menjadi bukti ke pihak yang dibadalkan bahwa ibadah haji sudah selesai dengan mengikuti ketentuan syariah atau sah.
Dokumentasi dan suvenir
Jenis dokumentasi pada umumnya berupa foto dan video. Pihak penyelenggara akan mengambil gambar untuk setiap rangkaian ritual wajib dan pendukung. Selain sebagai penguat bukti haji pengganti, dokumentasi tersebut berguna pula sebagai kenang-kenangan untuk seluruh peserta. Selain itu, ada beberapa paket yang menyediakan suvenir, misalnya tasbih, miniatur Ka'bah, sajadah mini, gantungan kunci, dan tas travel.
Nikmati perjalanan haji pengganti penuh makna bersama Alhijaz Indowisata!
Badal haji merupakan pilihan ibadah yang kaya faedah, baik bagi yang dibadalkan maupun yang mewakilkan perjalanan spiritual tersebut. Jika Anda berencana melakukan haji pengganti, Alhijaz Indowisata siap mengurus segala kebutuhan ibadah Anda. Dengan biaya bersaing, Anda sudah bisa mendapatkan layanan pendampingan terbaik dari kami. Biaya paket haji badal kami sudah mencakup jasa pelaksanaan badal oleh ustadz yang berpengalaman.
Kami juga akan menyediakan sertifikat pelaksanaan haji ini beserta video cuplikan saat badal haji, dan air zam-zam sebanyak 5 liter. Jadi, tunggu apalagi?Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut mengenai program badal haji 2026. Apabila masih ada pertanyaan, jangan ragu untuk mengontak kami melalui WhatsApp atau menelepon langsung untuk respons lebih cepat.