Para jamaah yang akan melaksanakan ibadah haji harus mengetahui rukun haji ada berapa yang diwajibkan dalam Islam. Setiap rukun haji pastinya harus dilakukan oleh para calon atau jamaah haji ketika melaksanakan ibadah ke Tanah Suci. Tentunya tanpa melakukan semua rukun yang ada, ibadah dapat disebut kurang sempurna dan bahkan tidak sah.
Selain itu melaksanakan rukun-rukunnya secara tepat dan sesuai urutan juga akan memberikan keberkahan selama beribadah untuk para umat. Mengikuti tata cara rukun haji dengan benar adalah keutamaan yang harus dipenuhi setiap muslim saat beribadah di Baitullah. Dengan begitu, para jamaah bisa disebut telah melengkapi ibadah dengan cara yang benar benar.
Bagi Anda yang baru pertama kali ingin melaksanakan ibadah haji ataupun ingin mengingat kembali tentang rukun haji, maka tidak perlu khawatir. Di artikel ini Anda akan menemukan rukun haji ada berapa yang sejatinya harus diikuti dan dipatuhi oleh umat muslim untuk menyempurnakan ibadah haji. Dengan mengikutinya, mudah-mudahan ibadah Anda dapat diterima oleh Allah SWT.
Rukun haji ada berapa yang harus diikuti oleh umat muslim?
Terdapat 5 rukun haji yang wajib dilaksanakan oleh setiap umat muslim. Rukun tersebut tentunya juga memuat pelaksanaan yang harus dilakukan oleh seorang jamaah haji ketika sedang berada di Tanah Suci. Pelaksanaan tersebut tersusun secara rapi dengan langkah demi langkah mulai dari awal pelaksanaan haji hingga selesainya pelaksanaan ibadah.
Keutamaan mengikuti ibadah haji dan rukun-rukunnya juga dimuat di dalam QS. Ali Imran ayat 97. Ayat tersebut menjelaskan secara tegas bahwa umat muslim wajib menjalankan haji jika mampu. Dengan ini, tentunya bagi Anda yang merasa siap untuk menjalankan ibadah haji sangat dianjurkan untuk mengetahui prosesnya. Berikut adalah keutamaan dan keistimewaan yang akan didapatkan dari melaksanakan ibadah haji:
-
Haji termasuk Jihad fii Sabilillah (jihad di jalan Allah).
-
Haji merupakan Amalan yang Paling Afdhal.
-
Menghapuskan Kesalahan dan Dosa-dosa Masa Lalu.
-
Mendapat Balasan Surga.
-
Ibadah Haji adalah Panggilan Spesial dari Allah SWT.
5 rukun haji yang wajib dilakukan
Dengan telah mengetahui rukun haji ada berapa tentunya akan membantu umat muslim menghafal dengan lebih mudah prosesnya. Sekarang tinggal waktunya bagi Anda untuk mengetahui tiap-tiap atau masing-masing rukunnya agar tidak tertukar. Dengan melaksanakannya secara teratur, para jamaah dapat melaksanakan ibadah dengan tenang dan semakin dengan Allah SWT tanpa ragu dan khawatir terkait pelaksanaan ibadahnya.
Perlu untuk diketahui bagi para masing-masing jamaah untuk melaksanakan semua rukunnya secara berurutan. Menukar atau melaksanakan urutan rukun secara acak tentunya akan membuat ibadah seorang jamaah menjadi tidak sah dan diterima di sisi Allah. Rasulullah juga menganjurkan para hambanya untuk senantiasa mengikuti rangkaian haji dengan benar. Berikut adalah penjelasan lebih lanjut terkait urutan rukunnya yang perlu diikuti oleh jamaah.
Berihram
Sebelum melaksanakan ibadah haji, banyak yang bertanya, “rukun haji ada berapa?” Salah satunya yang pertama dan paling penting adalah ihram, yaitu niat memasuki ibadah haji dengan cara yang benar melalui miqat yang telah ditentukan. Niat ihram sebaiknya dilakukan dengan sungguh-sungguh dan disunnahkan untuk diucapkan, seperti lafaz: “Labbaik Allahumma Hajjan.” Saat berihram, jamaah wajib mematuhi larangan tertentu.
Wukuf di Arafah
Setelah ihram, salah satu rukun penting adalah wukuf di Arafah, Wukuf di Arafah berarti berdiam di Padang Arafah dari tanggal 9 hingga 10 Dzulhijjah. Tanpa melaksanakan wukuf dengan benar, meskipun ritual haji lainnya telah dilakukan, ibadah haji tidak sah.
Tawaf Ifadah
Rukun berikutnya adalah tawaf ifadah, yaitu mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh putaran setelah kembali dari Arafah dan Muzdalifah. Tawaf ini tidak boleh ditinggalkan dan tidak dapat diganti dengan denda. Setiap putaran dimulai dari Hajar Aswad dan berakhir di titik yang sama.
Sa’i
Dalam pembahasan tentang tata cara pelaksanaan haji, sa’i antara Shafa dan Marwah juga menjadi rukun yang wajib dilaksanakan setelah tawaf. Sa’i dilakukan dengan berjalan bolak-balik sebanyak tujuh kali antara Bukit Shafa dan Marwah, dimulai dari Shafa dan berakhir di Marwah. Ibadah ini meneladani keteguhan Hajar dalam mencari air untuk putranya, sekaligus melambangkan usaha dan tawakal kepada Allah SWT.
Tahalul
Setelah memahami rukun haji ada berapa, tahallul menjadi rukun terakhir yang menandai berakhirnya larangan ihram. Tahallul dilakukan dengan mencukur habis rambut kepala (halq) bagi laki-laki atau memotong sebagian rambut (taqsir), sedangkan perempuan cukup memotong rambut sepanjang satu ruas jari. Dengan melakukan tahallul, seorang jamaah secara resmi telah selesai melaksanakan ibadah haji.
Jalankan ibadah haji Anda dengan mudah bersama dengan Alhijaz Indowisata
Kami berharap Anda kini memahami rukun haji ada berapa dan rukun-rukun yang harus diikuti agar ibadah haji sah dan penuh keberkahan. Dengan melaksanakannya secara benar dan berurutan, maka seorang hamba bisa mendapatkan keberkahan tersendiri dari Allah SWT. Hal tersebut menjadikan ibadah haji menjadi lebih sejuk dan menenangkan sembari meningkatkan kecintaan kita kepada Allah SWT beserta para nabi dan rasulnya.
Untuk semakin membantu Anda dalam menjalankan ibadah dengan khusyuk, Alhijaz Indowisata siap untuk menemani perjalanan ibadah Anda menjadi lebih mudah dan menenangkan. Para tim Alhijaz telah memiliki pengalaman panjang dalam menemani perjalanan ibadah Anda menjadi lebih baik. Pilih dan pesan paket ibadah haji dan umrah di sini dan rasakan pengalaman ibadah dengan khusyuk dalam menghadap Allah SWT.