Menjalankan ibadah haji adalah impian setiap muslim tidak hanya di Indonesia melainkan seluruh dunia. Dalam Islam, berhaji adalah rukun Islam yang ke-5 bagi yang telah memenuhi syarat fisik, mental, dan keuangan. Karenanya, topik harga naik haji selalu relevan setiap tahun. Hal ini berkaitan dengan persiapan panjang bagi setiap muslim sebelum akhirnya pergi ke Tanah Suci.
Biaya berangkat ke Baitullah memang tidaklah murah untuk sebagian calon jamaah. Oleh karena itu, Anda perlu memantau perubahan harga naik haji setiap tahun untuk memperoleh gambaran yang akurat. Informasi ini berhubungan pula dengan jatah kuota yang diberikan oleh pemerintah Arab Saudi. Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, jumlah kuota haji sangatlah penting sebab menentukan estimasi keberangkatan jamaah.
Apabila kuota sedikit maka prediksi keberangkatan menjadi semakin mundur. Untuk 2026, pemerintah Arab Saudi memberikan kuota untuk 221 ribu jamaah. Rinciannya adalah 203.320 untuk jamaah haji reguler dan 17.680 untuk yang memilih jalur khusus. Artikel ini akan membahas anggaran menjalankan ibadah suci ini dan tahapan pelunasannya khusus untuk 2026. Dibaca ya sampai selesai.
Berapa harga naik haji 2026?
Harga naik haji reguler untuk 2026/1447 Masehi adalah Rp 54.193.806,58 untuk setiap jamaah. Biaya tersebut lebih rendah sekitar Rp 2 juta dibandingkan tahun sebelumnya. Total biaya ibadah haji sendiri sebenarnya mencapai Rp 87.409.365,45. Biaya di muka, yaitu Rp 25 juta, dibayar sebelum mendapatkan antrian keberangkatan haji. Sedangkan sisa biaya berhaji, yakni Rp 33, 21 juta, diambilkan dari nilai manfaat dana haji.
Selama ini, dana haji tersebut di bawah Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Turunnya biaya haji di atas salah satunya disebabkan oleh keputusan pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat yang ingin mengoptimalkan dana manfaat haji. Meski turun, kualitas layanan tetaplah optimal. Uang yang sudah dibayarkan oleh jamaah akan digunakan untuk:
-
Transportasi: Tiket pesawat pulang pergi dan selama di Arab Saudi.
-
Akomodasi: Hotel di Mekah dan Madinah serta tenda saat puncak haji (Armuzna).
-
Konsumsi: Harga naik haji sudah meliputi makanan, air minum, kudapan, dan konsumsi ekstra saat puncak haji.
-
Layanan petugas di Arafah, Muzdalifah, dan Mina: Terdiri dari ketua kloter, pembimbing ibadah, tenaga kesehatan, dan petugas perlindungan jamaah.
-
Dokumen perjalanan dan perlengkapan: Mencakup visa haji, paspor bagi yang belum punya, kartu identitas, gelang jamaah, data embarkasi, dan lainnya.
Tahapan pelunasan haji 2026
Melunasi seluruh harga naik haji untuk tahun ini terdiri dari beberapa gelombang. Sebelumnya, calon jamaah telah melunasi setoran awal sebesar Rp 25 juta. Uang ini merupakan syarat untuk mendapatkan nomor porsi haji yang berisikan informasi perkiraan mereka akan berangkat. Sehingga, sisa yang mesti dilunasi mencapai sekitar Rp 29 jutaan.
Mereka yang berhak melunasi mayoritas adalah calon jamaah yang memang mendapatkan nomor porsi untuk berangkat tahun ini. Selain itu, Kementerian Agama memberikan kuota khusus untuk lansia prioritas walau nomor porsinya tidak sepenuhnya urut. Mereka berumur minimal 65 tahun dan dalam kondisi sehat. Berikut rincian tahapan pelunasan biayanya:
Gelombang I (24 November hingga 25 Desember 2025)
Inilah tahapan pelunasan utama dalam skema harga naik haji 2026. Selama sebulan ini, calon jamaah diminta untuk membayar sisa biaya. Mereka adalah yang sudah mengantongi nomor porsi untuk berangkat tahun ini dan lansia prioritas. Proses pembayaran bisa dilakukan di bank tempat membayar setoran awal melalui teller, autodebet, atau layanan bank syariah yang mendapat mandat dari pemerintah. Sistem haji nasional atau SISKOHAT akan secara otomatis mencatat uang pelunasan tersebut.
Sesi II (2 hingga 9 Januari 2026)
Selama seminggu ini, pemerintah masih membuka kesempatan bagi calon jamaah yang belum bisa melunasi harga naik haji di tahap utama. Mereka adalah yang gagal bayar lantaran kendala sistem atau administrasi. Selain itu, tahapan ini terbuka bagi pendamping jamaah lanjut usia atau penyandang disabilitas. Mereka yang terpisah dari mahram keluarga dan jamaah cadangan bisa memanfaatkan momen ini untuk membayar secara lunas.
Tahap III (20 hingga 23 Januari 2026)
Dalam skema harga naik haji 2026, durasi empat hari ini menjadi kesempatan terakhir untuk melunasi semua biaya. Gelombang perpanjangan ini tidak berlaku untuk semua provinsi atau embarkasi, melainkan hanya yang memang kuotanya masih ada. Untuk mengisinya, pemerintah akan mempersilahkan calon jamaah cadangan untuk menggantikan mereka yang tidak bisa melunasi biaya. Selain itu, tahapan ini terbuka untuk pendamping lansia atau disabilitas yang baru ditetapkan setelah data mereka diverifikasi oleh pemerintah.
Rencanakan haji plus Anda bersama Alhijaz Indowisata!
Selain cara reguler, Anda bisa berangkat ke Tanah Suci melalui skema haji plus atau khusus. Pelunasan harga naik haji untuk cara ini berbeda tentunya dengan skema reguler. Kami, Alhijaz Indowisata, telah memberikan rincian pelunasan dan pembayaran yang bisa Anda baca di website ini. Selain itu, kami telah membuat itinerary selama di Mekah dan Madinah, dari hari pertama hingga hari ke-26.
Seluruh biaya mencakup komponen, yang sama dengan yang tersedia untuk jamaah haji jalur reguler. Kami sendiri sudah berpengalaman melayani jamaah haji plus, mulai dari pengurusan dokumen hingga saat beribadah di Baitullah. Jadi, tunggu apalagi? Segera hubungi kami untuk memesan tempat untuk haji di tahun keberangkatan berikutnya. Jika masih ada pertanyaan, silahkan menghubungi kami via WhatsApp atau telepon untuk mendapatkan respons lebih cepat.