Bagi umat Muslim, mengunjungi kota Madinah adalah sebuah impian religius yang minimal sekali seumur hidup ingin mereka rasakan. Selain Mekah, kota ini menjadi tujuan ibadah haji dan umroh. Kontribusi kota ini terhadap perkembangan dan persebaran Islam begitu penting. Sebagai informasi, kota ini dahulu bernama Yathrib. Nama ini berubah menjadi yang sekarang usai Rasulullah Muhammad SAW hijrah ke sana setelah meninggalkan kota Mekah.
Secara geografis, kota ini masuk ke dalam wilayah Hejaz, provinsi Madinah atau Al-Madinah Al-Munawwarah. Dari Mekah, lokasinya berjarak sekitar 340 kilometer. Sedangkan dari Laut Merah, berjarak sekitar 161 kilometer. Selain itu, kota ini memiliki ketinggian sekitar 625 meter di atas permukaan laut. Inilah yang membuat kota ini relatif sejuk dibandingkan kota Mekah.
Baik sedang merencanakan umrah atau tidak, tidak ada salahnya Anda membaca kembali sekilas tentang sejarah kota ini dan perannya terhadap umat Islam. Pengetahuan ini akan menjadi bekal umroh atau haji sekaligus menanamkan kebanggaan dan kecintaan Anda sebagai seorang muslim. Yuk, dapatkan fakta menarik tersebut dalam paragraf di bawah ini. Baca hingga tuntas ya!
Kota Madinah terkenal dengan apa?
Kota Madinah terkenal dengan makam Nabi Muhammad SAW, masjid Nabawi, dan beberapa tempat bersejarah dalam Islam. Makam Nabi Muhammad SAW sendiri berada di dalam kompleks masjid Nabawi, tepatnya di sisi tenggaranya. Beliau sendiri pula yang membangun masjid tersebut. Sebagai salah satu masjid terpenting dalam sejarah Islam, umat Muslim dianjurkan berdoa saat mengunjungi masjid ini, khususnya di area bernama Raudhah.
Raudhah adalah lokasi di antara mimbar Nabi Muhammad saw dan makam beliau. Selain makam beliau, Anda dapat berziarah ke makam Abu Bakar Ash-Shiddiq dan Umar bin Khattab, dua khalifah besar dalam Islam. Berikut peninggalan bersejarah lainnya dalam kota Madinah ini:
- Masjid Quba: Rasullullah Muhammad SAW membangun masjid ini pada 1 Hijriah atau 622 Masehi yang berjarak 3-5 kilometer dari masjid Nabawi.
- Masjid Qiblatain: Di sinilah Allah SWT menurunkan perintah kepada Rasulullah Muhammad SAW untuk mengubah arah kiblat menjadi Ka’bah dari sebelumnya Baitul Maqdis (Yerusalem).
- Jabal Uhud: Adalah sebuah gunung besar sepanjang sekitar 7 km di utara kota ini. Di sinilah lokasi perang Uhud pada tahun 3 Hijriah dimana beberapa syuhada berguguran, seperti Hamzah bin Abdul Muthalib r.a.
Keutamaan kota Madinah dalam ibadah haji dan umrah
Kota Madinah merupakan simbol kerukunan awal umat Muslim. Hal ini terjadi saat Rasulullah Muhammad SAW hijrah atau berpindah dari Mekah ke Madinah. Beliau menyatukan kaum Muhajirin dengan Anshar. Kaum Muhajirin adalah pengikut beliau sejak dari Mekah. Sedangkan kaum Anshar adalah penduduk Madinah yang menampung dan menolong Muhajirin selama di kota tersebut.
Kota Madinah pun berkembang menjadi pelopor kota yang mengadopsi nilai-nilai Islam untuk kehidupan sosial, ekonomi, dan juga pemerintahan. Tidak mengherankan mengunjungi kota ini sangat dianjurkan meski sifatnya bukan wajib. Berikut alasan penting mengapa kota ini selalu masuk ke dalam daftar kunjungan haji atau umrah:
Simbol perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam menyebarkan agama Islam
Berada di kota ini, Anda akan betul-betul mengerti mengapa Madinah disebut sebagai “Kota Nabi” atau Madinah Al-Munawwarah. Sebagaimana disebut di atas, di sini terdapat masjid Nabawi dan makam beliau sendiri. Sehingga, Anda akan menyelami bagaimana perjuangan beliau dalam menyebarkan dan mempertahankan agama Islam. Memperbanyak doa dan mempelajari sejarah secara langsung akan meningkatkan kedekatan secara spiritual terhadap beliau.
Ibadah dengan pahala berkali lipat di masjid Nabawi
Masjid Nabawi bukan sembarang masjid. Dalam sebuah hadist dari HR Muslim, Rasullullah Muhammad SAW sendiri bersabda: “Shalat di masjidku ini (Masjid Nabawi) lebih utama seribu kali dibanding shalat di masjid lainnya, kecuali Masjidil Haram.” Tidak mengherankan, setiap hari masjid di kota Madinah ini penuh sesak oleh jamaah umrah atau haji yang berharap pahala hingga 1.000 kali lebih banyak dibandingkan beribadah di masjid biasa.
Beribadah di masjid Quba sesuai sunnah Rasulullah Muhammad SAW
Semasa hidup, nabi Muhammad SAW mengunjungi masjid Quba setiap Sabtu. Beliau bahkan pernah bersabda: “Barang siapa berwudhu di rumahnya, kemudian pergi ke Masjid Quba dan shalat di dalamnya, maka ia mendapat pahala seperti pahala umrah.” (HR. Tirmidzi) Umat Muslim pun sangat dianjurkan untuk melakukan shalat sunah untuk meraih pahala besar serta keberkahan.
Tempat memperoleh ketenangan batin
Lazimnya, kunjungan ke kota Madinah menjadi penutup umrah atau haji. Jamaah akan ke sini untuk memperoleh ketenangan hati, memohon ampunan, dan mengucapkan hajat tertentu. Dengan memperbanyak ibadah sunnah, jamaah tidak hanya memaksimalkan raihan pahala melainkan memperkuat keimanan. Mereka berharap berkah selama di kota ini akan terus berlanjut sesampainya ke Tanah Air dengan menjadi hamba yang lebih taat.
Rencanakan kunjungan ke kota Madinah bersama Alhijaz Indowisata!
Baik untuk umrah atau haji plus, Alhijaz Indowisata merupakan mitra perjalanan spiritual handal yang siap membantu segala kebutuhan Anda selama di kota Madinah dan Mekah. Agen perjalanan kami telah dipercayai oleh berbagai jamaah sejak 2010. Kami telah berpengalaman menangani berbagai kebutuhan umrah dan haji, baik individual dan grup.
Layanan kami sangatlah lengkap, mulai dari administrasi hingga akomodasi. Anda tinggal berfokus pada ibadah inti sedangkan tim kami yang akan mengurus semua kebutuhan dari sebelum hingga sesampainya kembali ke Indonesia. Beberapa paket umrah telah kami sediakan lengkap dengan harganya. Silahkan memilih atau jika membutuhkan informasi lebih lanjut, hubungi kami melalui live chat WhatsApp untuk respons lebih cepat.
Rukun Haji Adalah? Ketahui Keutamaannya Dalam Beribadah
Syarat Umroh yang Perlu Dipenuhi Sebelum Berangkat ke Tanah Suci
Lima Rukun Umrah untuk Panduan Seluruh Jamaah
BERAPA BIAYA HAJI PLUS
CARA DAFTAR HAJI PLUS
BIAYA HAJI PLUS UNTUK 2 ORANG