Paket Umroh Plus Turki April di Jakarta

Setiap jamaah yang berangkat umroh atau haji khusus Call/Wa. 08111-34-1212 pasti menginginkan perjalanan ibadah haji plus atau umrohnya bisa terlaksana dengan lancar, nyaman dan aman sehingga menjadi mabrur. Demi mewujudkan kami sangat memahami keinginan para jamaah sehingga merancang program haji onh plus dan umroh dengan tepat. Jika anda ingin melaksanakan Umrah dan Haji dengan tidak dihantui rasa was-was dan serta ketidakpastian, maka Alhijaz Indowisata Travel adalah solusi sebagai biro perjalanan anda yang terbaik dan terpercaya.?agenda umroh 12 hari

Biro Perjalanan Haji dan Umrah yang memfokuskan diri sebagai biro perjalanan yang bisa menjadi sahabat perjalanan ibadah Anda, yang sudah sangat berpengalaman dan dipercaya sejak tahun 2010, mengantarkan tamu Allah minimal 5 kali dalam sebulan ke tanah suci tanpa ada permasalahan. Paket yang tersedia sangat beragam mulai paket umroh 9 hari, 12 hari, umroh wisata muslim turki, dubai, aqso. Biaya umroh murah yang sudah menggunakan rupiah sehingga jamaah tidak perlu repot dengan nilai tukar kurs asing. promo umroh di Purwakarta

saco-indonesia.com, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho telah mengatakan pintu air Depok sudah berada dalam posisi Siaga 1 karena naiknya debit Sungai Ciliwung Hulu hingga level Siaga I di Katulampa, Bogor.

"Katulampa Siaga 1 maka kemudian dapat menyebabkan pintu air di bagian Ciliwung Tengah di pintu air Depok juga akan bergerak naik," ujar Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Kamis (30/1).

Menurut dia, pada Kamis (30/1) pukul 02.35 WIB dini hari , pintu air Depok pun juga naik menjadi Siaga I yaitu tinggi muka air lebih atau sama dengan 350 centimeter.

Ia juga mengungkapkan daerah yang berpotensi terkena banjir yakni di daerah sekitar bantaran Sungai Ciliwung di wilayah Jakarta Timur seperti Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Gang Arus/Cawang, Kebon Baru, Bukit Duri, Bidara Cina, dan Kampung Melayu.

"Waktu perjalanan banjir dari Depok hingga Manggarai sekitar enam-tujuh jam sehingga dapat diperkirakan banjir dengan debit tertinggi terjadi sekitar pukul 08.00-10.00 WIB pagi ," ujar dia.

Ia juga meminta kepada masyarakat yang tinggal di sekitar aliran Sungai Ciliwung untuk waspada.

Sementara itu, tinggi muka air sungai-sungai lain juga masih aman atau berada di posisi Siaga 4 antara lain Pesanggrahan 95 centimeter, Cipinang Hulu 125 centimeter, Sunter Hulu 70 centimeter, Pulo Gadung 400 centimeter, Krukut Hulu 90 centimeter, dan Waduk Pluit 140 centimeter.

"Sedangkan pintu air yang berada di posisi Siaga 3 antara lain Katulampa 150 centimeter, Manggarai 780 centimeter, Karet 530 centimeter sedangkan Angke Hulu di posisi Siaga 2 dengan ketinggian 255 centimeter," ujar dia.

Ia juga mengatakan jika hujan tidak turun merata lagi di Jakarta, maka telah diperkirakan banjir kali juga ini tidak sebesar pada 13 Januari 2014. Sebab hanya di Sungai Ciliwung dan Angke saja yang kondisinya kritis.

"Puncak hujan di Jakarta hingga Februari. Harus tetap waspada," ucap dia.


Editor : Dian Sukmawati

PAGI INI JAKARTA AKAN KEMBALI BANJIR

WASHINGTON — During a training course on defending against knife attacks, a young Salt Lake City police officer asked a question: “How close can somebody get to me before I’m justified in using deadly force?”

Dennis Tueller, the instructor in that class more than three decades ago, decided to find out. In the fall of 1982, he performed a rudimentary series of tests and concluded that an armed attacker who bolted toward an officer could clear 21 feet in the time it took most officers to draw, aim and fire their weapon.

The next spring, Mr. Tueller published his findings in SWAT magazine and transformed police training in the United States. The “21-foot rule” became dogma. It has been taught in police academies around the country, accepted by courts and cited by officers to justify countless shootings, including recent episodes involving a homeless woodcarver in Seattle and a schizophrenic woman in San Francisco.

Now, amid the largest national debate over policing since the 1991 beating of Rodney King in Los Angeles, a small but vocal set of law enforcement officials are calling for a rethinking of the 21-foot rule and other axioms that have emphasized how to use force, not how to avoid it. Several big-city police departments are already re-examining when officers should chase people or draw their guns and when they should back away, wait or try to defuse the situation

Police Rethink Long Tradition on Using Force

Artikel lainnya »