ITINERARY PERJALANAN UMROH REGULER 10 hari

Setiap jamaah yang berangkat umroh atau haji khusus Call/Wa. 08111-34-1212 pasti menginginkan perjalanan ibadah haji plus atau umrohnya bisa terlaksana dengan lancar, nyaman dan aman sehingga menjadi mabrur. Demi mewujudkan kami sangat memahami keinginan para jamaah sehingga merancang program haji onh plus dan umroh dengan tepat. Jika anda ingin melaksanakan Umrah dan Haji dengan tidak dihantui rasa was-was dan serta ketidakpastian, maka Alhijaz Indowisata Travel adalah solusi sebagai biro perjalanan anda yang terbaik dan terpercaya.?agenda umroh 12 hari

Biro Perjalanan Haji dan Umrah yang memfokuskan diri sebagai biro perjalanan yang bisa menjadi sahabat perjalanan ibadah Anda, yang sudah sangat berpengalaman dan dipercaya sejak tahun 2010, mengantarkan tamu Allah minimal 5 kali dalam sebulan ke tanah suci tanpa ada permasalahan. Paket yang tersedia sangat beragam mulai paket umroh 9 hari, 12 hari, umroh wisata muslim turki, dubai, aqso. Biaya umroh murah yang sudah menggunakan rupiah sehingga jamaah tidak perlu repot dengan nilai tukar kurs asing. paket haji khusus di Bandung Barat

saco-indonesia.com, Polda Metro Jaya akan menggelar simulasi pengamanan Pemilu di depan kantor Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu), Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (7/2) esok. Simulasi juga akan digelar mulai pukul 08.00 WIB hingga sekitar pukul 11.00 WIB.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes R. Nurhadi Yuwono juga menegaskan dengan digelarnya simulasi tersebut tidak serta merta polisi akan melakukan penutupan jalan di depan kantor Bawaslu.

"Simulasi pengamanan Pemilu bukan penutupan," ujar Nurhadi di Mapolda Metro Jaya, Kamis (6/1).

Simulasi tersebut, lanjut Nurhadi, juga merupakan gladi di lapangan. "Di sana nantinya juga akan dibuat skenario cerita bahwa ada massa pengunjuk rasa yang protes terhadap keputusan Bawaslu," terang Nurhadi.

Nurhadi juga menuturkan pihaknya juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas apabila nantinya massa yang berunjuk rasa sudah mulai anarkis.

"Jika massa sudah mulai anarkis, kita juga akan lakukan contra flow tepat di depan Hotel Nikko kemudian dialihkan ke jalur sebelahnya lalu lurus sampai setelah depan kantor Bawaslu," terangnya.

Alternatif lain, lanjut Nurhadi, jika telah terjadi penumpukan kendaraan di ruas jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat, maka polisi lalu lintas juga akan mengurai sejumlah kendaraan ke beberapa jalan alternatif.

"Sementara kita urai saja dan kita kurangi volume kendaraannya," tambah Nurhadi.

Rekayasa arus lalu lintas tersebut dibuat untuk dapat menjaga depan kantor Bawaslu tetap steril. "Jika massa anarkis, depan Bawaslu harus clear. Jangan sampai ada mobil atau motor yang lewat disitu. Soalnya nanti kan ada mobil water canon seperti demo-demo biasa gitu," pungkasnya.

Rekayasa contra flow besok akan dimulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 10.30 WIB.


Editor : Dian Sukmawati

BESOK POLISI AKAN GELAR SIMULASI PEMILU

BEIJING (AP) — The head of Taiwan's Nationalists reaffirmed the party's support for eventual unification with the mainland when he met Monday with Chinese President Xi Jinping as part of continuing rapprochement between the former bitter enemies.

Nationalist Party Chairman Eric Chu, a likely presidential candidate next year, also affirmed Taiwan's desire to join the proposed Chinese-led Asian Infrastructure Investment Bank during the meeting in Beijing. China claims Taiwan as its own territory and doesn't want the island to join using a name that might imply it is an independent country.

Chu's comments during his meeting with Xi were carried live on Hong Kong-based broadcaster Phoenix Television.

The Nationalists were driven to Taiwan by Mao Zedong's Communists during the Chinese civil war in 1949, leading to decades of hostility between the sides. Chu, who took over as party leader in January, is the third Nationalist chairman to visit the mainland and the first since 2009.

Relations between the communist-ruled mainland and the self-governing democratic island of Taiwan began to warm in the 1990s, partly out of their common opposition to Taiwan's formal independence from China, a position advocated by the island's Democratic Progressive Party.

Despite increasingly close economic ties, the prospect of political unification has grown increasingly unpopular on Taiwan, especially with younger voters. Opposition to the Nationalists' pro-China policies was seen as a driver behind heavy local electoral defeats for the party last year that led to Taiwanese President Ma Ying-jeou resigning as party chairman.

Taiwan party leader affirms eventual reunion with China

Artikel lainnya »