ITINERARY  | PERJALANAN UMROH PLUS THAIF 12 HARI

Setiap jamaah yang berangkat umroh atau haji khusus Call/Wa. 08111-34-1212 pasti menginginkan perjalanan ibadah haji plus atau umrohnya bisa terlaksana dengan lancar, nyaman dan aman sehingga menjadi mabrur. Demi mewujudkan kami sangat memahami keinginan para jamaah sehingga merancang program haji onh plus dan umroh dengan tepat. Jika anda ingin melaksanakan Umrah dan Haji dengan tidak dihantui rasa was-was dan serta ketidakpastian, maka Alhijaz Indowisata Travel adalah solusi sebagai biro perjalanan anda yang terbaik dan terpercaya.?agenda umroh 12 hari

Biro Perjalanan Haji dan Umrah yang memfokuskan diri sebagai biro perjalanan yang bisa menjadi sahabat perjalanan ibadah Anda, yang sudah sangat berpengalaman dan dipercaya sejak tahun 2010, mengantarkan tamu Allah minimal 5 kali dalam sebulan ke tanah suci tanpa ada permasalahan. Paket yang tersedia sangat beragam mulai paket umroh 9 hari, 12 hari, umroh wisata muslim turki, dubai, aqso. Biaya umroh murah yang sudah menggunakan rupiah sehingga jamaah tidak perlu repot dengan nilai tukar kurs asing. daftar umroh di Bekasi Selatan

saco-indonesia.com, Memilih AC atau air conditioner Indonesia yang baik dan benar tentu nya sangat baik ketika kita ingin membeli sebuah produk air conditioner Indonesia atau ac. Apalagi Indonesia juga merupakan daerah yang beriklim tropis yang telah memiliki 2 musim yakni musim hujan dan musim panas. Ketika datang musim panas atau kemarau, udara sejuk juga merupakan dambaan bagi setiap masyarakat. Dan udara sejuk telah menjadi suatu kebutuhan primer yang harus dipenuhi. Oleh karena itu kebutuhan akan air conditioner atau ac telah menjadi sangat penting. Maka dari itu, banyak keluarga yang telah membeli ac untuk tempat tinggal mereka. Namun, seperti nya kita juga sama-sama ketahui bahwa air conditioner atau ac ini harga nya juga cukup mahal. Tidak hanya itu memiliki ac di rumah, juga akan membutuhkan perawatan dan ini juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
AC, Bagaimana Cara Memilih nya ?

acAC atau air conditioner Indonesia tidak hanya memiliki satu jenis saja, melainkan banyak jenis. Tidak hanya itu saja , banyak nya merek ac yang telah ditawarkan, ini telah membuat para pembeli harus cermat dan jeli dalam memilih jenis ac yang aman dan ramah terhadap lingkungan. Nah, beberapa hal yang bisa dijadikan sebagai pertimbangan dalam memilih ac yang baik dan benar, yaitu :

    Lihat dari segi fungsi. Kita pasti saat membeli suatu barang, karena fungsi dan manfaat nya. Begitu pula dengan membeli mesin pendingin ini. Kita tahu bahwa ac berfungsi untuk dapat menghadirkan udara yang sejuk. Maka dari itu, belilah produk mesin pendingin yang telah memang mampu untuk memberikan udara sejuk ruangan dalam waktu yang cepat. Untuk dapat mengetahui berapa cepat air conditioner tersebut mampu untuk mendinginkan ruangan, maka cukup dengan melihat evaporator pendingin yang ada pada bagian samping mesin pendingin tersebut. Semakin besar ukuran evaporator pendingin, maka ac tersebut akan mampu untuk mendinginkan suatu ruangan dengan lebih cepat secara alami dan seimbang.
    Perhatikan bagian kipas mesin pendingin tersebut. Jika pada mesin pendingin tersebut kipas digunakan bentuk nya besar, maka angin yang berhembus akan kencang. Dan ini akan dapat membuat ruang akan makin cepat dingin. Selain itu, jika kipas mesin pendingin tersebut besar dan juga lebar, maka air conditioner tersebut tidak akan menimbulkan suara yang berisik. Kipas yang besar ini juga tergantung pada evaporator. Semakin lebar dan besar evaporator sebuah mesin pendingin, maka secara otomatis kipas pada bagian blower akan lebih besar. Karena hal ini juga berhubungan dengan masalah keseimbangan. Namun jika ingin mendapatkan ac dengan kualitas yang terbaik, ada baik nya jika kipas tersebut bentuk seperti gerigi, sehingga akan dapat menyebabkan turbulansi akan menjadi tidak berisik.
    Coba pertimbangkan fitur-fitur lain yang berhubungan dengan kesehatan. Sekarang banyak produk air conditioner yang diciptakan dengan fitur-fitur tambahan yang berhubungan dengan kesehatan seperti mampu untuk membasmi kuman. Selain itu ada juga produk mesin pendingin yang dibuat dengan fitur yang mampu untuk menghilangkan bakteri. Ada juga produk ac yang mampu sebagai filter penyaring debu dan menghilangkan bau tidak sedap. Bahkan ada yang memproduksi air conditioner dengan fitur vitamin c di dalamnya yang juga mengandung antioksidan sehingga dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan tubuh menjadi lebih sehat dan bugar.

Sekian informasi mengenai tips trik dalam memilih ac yang baik dan benar, semoga tips ini dapat berguna untuk semua ketika ingin membeli produk air conditioner


Editor : Dian Sukmawati

CARA MEMBELI AC

From sea to shining sea, or at least from one side of the Hudson to the other, politicians you have barely heard of are being accused of wrongdoing. There were so many court proceedings involving public officials on Monday that it was hard to keep up.

In Newark, two underlings of Gov. Chris Christie were arraigned on charges that they were in on the truly deranged plot to block traffic leading onto the George Washington Bridge.

Ten miles away, in Lower Manhattan, Dean G. Skelos, the leader of the New York State Senate, and his son, Adam B. Skelos, were arrested by the Federal Bureau of Investigation on accusations of far more conventional political larceny, involving a job with a sewer company for the son and commissions on title insurance and bond work.

The younger man managed to receive a 150 percent pay increase from the sewer company even though, as he said on tape, he “literally knew nothing about water or, you know, any of that stuff,” according to a criminal complaint the United States attorney’s office filed.

The success of Adam Skelos, 32, was attributed by prosecutors to his father’s influence as the leader of the Senate and as a potentate among state Republicans. The indictment can also be read as one of those unfailingly sad tales of a father who cannot stop indulging a grown son. The senator himself is not alleged to have profited from the schemes, except by being relieved of the burden of underwriting Adam.

The bridge traffic caper is its own species of crazy; what distinguishes the charges against the two Skeloses is the apparent absence of a survival instinct. It is one thing not to know anything about water or that stuff. More remarkable, if true, is the fact that the sewer machinations continued even after the former New York Assembly speaker, Sheldon Silver, was charged in January with taking bribes disguised as fees.

It was by then common gossip in political and news media circles that Senator Skelos, a Republican, the counterpart in the Senate to Mr. Silver, a Democrat, in the Assembly, could be next in line for the criminal dock. “Stay tuned,” the United States attorney, Preet Bharara said, leaving not much to the imagination.

Even though the cat had been unmistakably belled, Skelos father and son continued to talk about how to advance the interests of the sewer company, though the son did begin to use a burner cellphone, the kind people pay for in cash, with no traceable contracts.

That was indeed prudent, as prosecutors had been wiretapping the cellphones of both men. But it would seem that the burner was of limited value, because by then the prosecutors had managed to secure the help of a business executive who agreed to record calls with the Skeloses. It would further seem that the business executive was more attentive to the perils of pending investigations than the politician.

Through the end of the New York State budget negotiations in March, the hopes of the younger Skelos rested on his father’s ability to devise legislation that would benefit the sewer company. That did not pan out. But Senator Skelos did boast that he had haggled with Gov. Andrew M. Cuomo, a Democrat, in a successful effort to raise a $150 million allocation for Long Island to $550 million, for what the budget called “transformative economic development projects.” It included money for the kind of work done by the sewer company.

The lawyer for Adam Skelos said he was not guilty and would win in court. Senator Skelos issued a ringing declaration that he was unequivocally innocent.

THIS was also the approach taken in New Jersey by Bill Baroni, a man of great presence and eloquence who stopped outside the federal courthouse to note that he had taken risks as a Republican by bucking his party to support paid family leave, medical marijuana and marriage equality. “I would never risk my career, my job, my reputation for something like this,” Mr. Baroni said. “I am an innocent man.”

The lawyer for his co-defendant, Bridget Anne Kelly, the former deputy chief of staff to Mr. Christie, a Republican, said that she would strongly rebut the charges.

Perhaps they had nothing to do with the lane closings. But neither Mr. Baroni nor Ms. Kelly addressed the question of why they did not return repeated calls from the mayor of Fort Lee, N.J., begging them to stop the traffic tie-ups, over three days.

That silence was a low moment. But perhaps New York hit bottom faster. Senator Skelos, the prosecutors charged, arranged to meet Long Island politicians at the wake of Wenjian Liu, a New York City police officer shot dead in December, to press for payments to the company employing his son.

Sometimes it seems as though for some people, the only thing to be ashamed of is shame itself.

Finding Scandal in New York and New Jersey, but No Shame

Artikel lainnya »