PERJALANAN UMROH |ITINERARY  REGULER 9 Hari TAKE OFF MADINAH

Setiap jamaah yang berangkat umroh atau haji khusus Call/Wa. 08111-34-1212 pasti menginginkan perjalanan ibadah haji plus atau umrohnya bisa terlaksana dengan lancar, nyaman dan aman sehingga menjadi mabrur. Demi mewujudkan kami sangat memahami keinginan para jamaah sehingga merancang program haji onh plus dan umroh dengan tepat. Jika anda ingin melaksanakan Umrah dan Haji dengan tidak dihantui rasa was-was dan serta ketidakpastian, maka Alhijaz Indowisata Travel adalah solusi sebagai biro perjalanan anda yang terbaik dan terpercaya.?agenda umroh 12 hari

Biro Perjalanan Haji dan Umrah yang memfokuskan diri sebagai biro perjalanan yang bisa menjadi sahabat perjalanan ibadah Anda, yang sudah sangat berpengalaman dan dipercaya sejak tahun 2010, mengantarkan tamu Allah minimal 5 kali dalam sebulan ke tanah suci tanpa ada permasalahan. Paket yang tersedia sangat beragam mulai paket umroh 9 hari, 12 hari, umroh wisata muslim turki, dubai, aqso. Biaya umroh murah yang sudah menggunakan rupiah sehingga jamaah tidak perlu repot dengan nilai tukar kurs asing. biro haji onh plus di Bogor



saco-indoneia.com, Selesai sudah perjuangan real madrid di ajang Liga Champions tahun ini. Menang dengan hasil 2-0 pada leg kedua lawan borrusia dortmund tak cukup untuk melanjutkan perjuangan melaju ke babak final. Pasalnya, madrid menelan kekalahan 4-1 pada leg pertama di kandang dortmund.

Perjuangan Real Madrid pada pertandingan melawan borussia dortmund patut di acungi jempol, menyerang sejak awal dan mendominasi penguasaan bola 63%-37% sangat menekan pertahanan dortmund. Namun di 45 menit pertama belum menghasilkan gol, 2 peluang yang datang dari C.Ronaldo dan Mezut Ozil belum mendapat hasil yang memuaskan, pun Dortmund juga beberapa kali mampu melakukan serangan balik yang juga belum mendapatkan hasil Gol.

Awal mainnya Karim Benzema dan Richardo Kaka' pada pertengahan babak kedua belum berpengaruh banyak, namun Benzema mampu mencetak Gol melalui assist dari Ozil pada menit ke 83, disusul dengan Gol kedua dari kaki Sergio Ramos pada menit 88 melalui assit benzema. Terbatasnya waktu tak mampu membuat gol lagi pada pertandingan Semi Final itu. Dengan usaha keras yang telah dipersembahkan Real Madrid, sebenarnya mampu melanjutkan perjuangannya ke Babak Final, namun usaha saja tak cukup untuk melaju ke babak selanjutnya, madrid butuh SEDIKIT KEBERUNTUNGAN!. Namun keberuntungan berpihak pada Dortmund.

Dengan Aggregat 4-3, Dortmund berhak melaju ke Babak Final Liga Champions yang lawannya belum pasti, antara Bayer Munchen atau Barcelona.

Madrid Butuh Keberuntungan.
Photo
 
Many bodies prepared for cremation last week in Kathmandu were of young men from Gongabu, a common stopover for Nepali migrant workers headed overseas. Credit Daniel Berehulak for The New York Times

KATHMANDU, Nepal — When the dense pillar of smoke from cremations by the Bagmati River was thinning late last week, the bodies were all coming from Gongabu, a common stopover for Nepali migrant workers headed overseas, and they were all of young men.

Hindu custom dictates that funeral pyres should be lighted by the oldest son of the deceased, but these men were too young to have sons, so they were burned by their brothers or fathers. Sukla Lal, a maize farmer, made a 14-hour journey by bus to retrieve the body of his 19-year-old son, who had been on his way to the Persian Gulf to work as a laborer.

“He wanted to live in the countryside, but he was compelled to leave by poverty,” Mr. Lal said, gazing ahead steadily as his son’s remains smoldered. “He told me, ‘You can live on your land, and I will come up with money, and we will have a happy family.’ ”

Weeks will pass before the authorities can give a complete accounting of who died in the April 25 earthquake, but it is already clear that Nepal cannot afford the losses. The countryside was largely stripped of its healthy young men even before the quake, as they migrated in great waves — 1,500 a day by some estimates — to work as laborers in India, Malaysia or one of the gulf nations, leaving many small communities populated only by elderly parents, women and children. Economists say that at some times of the year, one-quarter of Nepal’s population is working outside the country.

Nepalís Young Men, Lost to Migration, Then a Quake

Artikel lainnya »