MAU UMROH BERSAMA TRAVEL TERBAIK DI INDONESIA ALHIJAZ INDO WISTA..?

YOOK LANGSUNG WHATSAPP AJA KLIK DISINI 811-1341-212
 

umroh mei

Apa yang terlintas dalam pikiran saat melihat perempuan memakai jaket biker warna hitam yang lebih sering dipakai oleh para pria yang sedang naik  motor gedenya? Keren? Cool? Jago naik motor gede? Tomboi? Macho? Apapun pendapat kamu mengenai perempuan yang memakai jaket biker, kamu bisa memakai jaket keren yang macho itu sekalipun tidak berstatus seorang biker motor gede.

Jaket biker yang identik dengan warna hitam, sedikit mengkilap dari bahan kulit sintesis, dan bergaya macho itu bisa dipakai untuk siapapun, termasuk para wanita yang terbiasa dengan pilihan pakaian yang manis, kalem dan feminin. Sudah banyak aktris Hollywood yang memakai jaket kulit dalam berbagai acara, mulai jalan-jalan santai hingga menghadiri acara semi formal. Anda juga bisa!

Peraturan Utama:

    Jangan menggunakan jaket biker yang panjang. Pilih jaket kulit biker dengan potongan sebatas pinggang atau di atas pinggang agar mudah dipadu dengan busana lain.
    Ukuran harus pas dengan badan. Jangan terlalu sempit atau terlalu besar. Jangan juga memakai pinjaman jaket biker dari pria, karena lekukan tubuh Anda jadi tidak terlihat.


 Feminin Style:

    Jaket biker.
    Mini dress
    Legging
    Kalung mutiara panjang/scarf tipis di bagian leher.
    Pump shoes

 Casual Style:

    Jaket kulit biker.
    Tank top/t-shirt tanpa lengan
    Kalung panjang warna senada dengan jaket biker
    Skinny jeans
    Ankle boots


Sekarang kamu bisa memakai jaket kulit  biker dengan gaya yang kamu suka. Tidak akan terlihat sangar dan macho jika Anda bisa memadukan jaket tersebut dengan busana yang Anda kenakan.

GAK PERLU TAKUT MEMAKAI JAKET KULIT BIKER

WASHINGTON — During a training course on defending against knife attacks, a young Salt Lake City police officer asked a question: “How close can somebody get to me before I’m justified in using deadly force?”

Dennis Tueller, the instructor in that class more than three decades ago, decided to find out. In the fall of 1982, he performed a rudimentary series of tests and concluded that an armed attacker who bolted toward an officer could clear 21 feet in the time it took most officers to draw, aim and fire their weapon.

The next spring, Mr. Tueller published his findings in SWAT magazine and transformed police training in the United States. The “21-foot rule” became dogma. It has been taught in police academies around the country, accepted by courts and cited by officers to justify countless shootings, including recent episodes involving a homeless woodcarver in Seattle and a schizophrenic woman in San Francisco.

Now, amid the largest national debate over policing since the 1991 beating of Rodney King in Los Angeles, a small but vocal set of law enforcement officials are calling for a rethinking of the 21-foot rule and other axioms that have emphasized how to use force, not how to avoid it. Several big-city police departments are already re-examining when officers should chase people or draw their guns and when they should back away, wait or try to defuse the situation

Police Rethink Long Tradition on Using Force

Artikel lainnya »