MAU UMROH BERSAMA TRAVEL TERBAIK DI INDONESIA ALHIJAZ INDO WISTA..?

YOOK LANGSUNG WHATSAPP AJA KLIK DISINI 811-1341-212
 

ITINERARY | PERJALANAN UMROH REGULER TAIF 13 HARI

Sewa mobil dan supir jakarta Demi untuk memenuhi banyak permintaan penawaran sewa mobil dijakarta dan berpartisipasi dalam wirausaha jasa penyewaan rental sewa mobil jakarta , kami telah memperluas jangkauan dengan menyewakan mobil sekalian supir dijakarta. kami tergerak untuk memberikan kemudahan, keamanan dan kenyamanan untuk para konsumen yang ingin menyewa mobil dan supir rental mobil kami. kami memiliki armada terbaru yang berusia diatas tahun 2010, antara lain
kami juga akan selalu berusaha menjadi yang terbaik untuk urusan jasa penyewaan mobil yang berkualitas sekalian supir di jakarta, sehingga banyak klien-klien kami yang berasal dari berbagai perusahaan dan orang-orang penting.
Keunggulan sewa mobil dan supir dari kami adalah
1. Driver yang hapal jalan dalam kota dan luar kota jakarta
2. Menggunakan skill safety driving
3. Ramah dalam melayani para customer
4. Armada sewa mobil terbaru
5. Penggantian mobil sewa jika terjadi sesuatu atau masalah dalam perjalanan

Untuk dari itu kami selalu menerima kritik dan saran untuk kenyamanan dan kepuasan anda karna tak ada manusia yang bersifat sempurna. jangan ragu untuk menghubungi kami untuk sewa mobil dan supir di jakarta

SEWA MOBIL DAN SUPIR

WASHINGTON — During a training course on defending against knife attacks, a young Salt Lake City police officer asked a question: “How close can somebody get to me before I’m justified in using deadly force?”

Dennis Tueller, the instructor in that class more than three decades ago, decided to find out. In the fall of 1982, he performed a rudimentary series of tests and concluded that an armed attacker who bolted toward an officer could clear 21 feet in the time it took most officers to draw, aim and fire their weapon.

The next spring, Mr. Tueller published his findings in SWAT magazine and transformed police training in the United States. The “21-foot rule” became dogma. It has been taught in police academies around the country, accepted by courts and cited by officers to justify countless shootings, including recent episodes involving a homeless woodcarver in Seattle and a schizophrenic woman in San Francisco.

Now, amid the largest national debate over policing since the 1991 beating of Rodney King in Los Angeles, a small but vocal set of law enforcement officials are calling for a rethinking of the 21-foot rule and other axioms that have emphasized how to use force, not how to avoid it. Several big-city police departments are already re-examining when officers should chase people or draw their guns and when they should back away, wait or try to defuse the situation

Police Rethink Long Tradition on Using Force

Artikel lainnya »