MAU UMROH BERSAMA TRAVEL TERBAIK DI INDONESIA ALHIJAZ INDO WISATA..?

YOOK LANGSUNG WHATSAPP AJA KLIK DISINI 811-1341-212
 

Keistimewaan Umroh Ramadhan Bulan Penuh Ampunan

saco-indonesia.com, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan berencana menggunakan angkutan umum sesuai dengan Instruksi Gubernur Nomor 150 Tahun 2013 tentang pelarangan kendaraan bermotor bagi PNS Pemprov DKI di hari Jumat pada pekan pertama setiap bulannya.

Bahkan, Ahok berencana untuk dapat mengajak seluruh penghuni kompleks yang berada di jalur tersebut untuk ikut naik bus menuju kantornya masing-masing. Seperti yang telah diketahui, Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah menyediakan 18 unit Bus Kota Terintegrasi Busway (BKTB) dari Pantai Indah Kapuk menuju Monumen Nasional.

"Benar mau ajak teman-teman yang di perumahan untuk mau naik bus. Jumat (07/2) besok fixed pake BKTB," ujar Ahok di Balai Kota, Selasa (4/2).

Ahok juga mengaku akan memantau terus respons dari masyarakat di daerah tersebut terhadap BKTB. Mantan bupati Belitung Timur ini juga menambahkan adanya BKTB untuk daerah perumahan kompleks menengah ke atas akan mengalihkan warga yang berada di daerah tersebut untuk pindah ke angkutan umum.

"Ini maksa orang secara halus. Kalau naik bus lebih cepat, maka saya akan turun dari mobil saya. Terutama tiap Jumat pertama awal bulan," kata Ahok.

Sebelumnya, pada bulan Januari lalu, Ahok juga tetap menggunakan mobil dinasnya untuk pergi ke Kantor Balaikota, Jakarta Pusat. Ahok telah beralasan tidak efisien jika dirinya harus naik angkutan umum lantaran pada saat itu bus sedang yang melewati jalur rumah Ahok belum ada.

Selain itu, lanjut Ahok, dengan menggunakan angkutan umum akan memakan waktur lama karena Ahok juga harus berganti-ganti jalur Transjakarta. Namun, Ahok juga pernah menggunakan bus Transjakarta pada Rabu (15/1) malam lalu. Saat itu, Ahok terjebak macet dan Ahok turun dari kendaraan pribadinya untuk menggunakan bus Transjakarta. Ahok naik dari Halte Sarinah menuju Halte Transjakarta Ratu Plaza.

Ahok juga bercerita pada saat itu bus Transjakarta yang dinaikinya kosong sehingga dia duduk di paling belakang. Namun, tidak ada masyarakat yang mengenali Ahok karena Ahok memakai pakaian biasa bukan pakaian dinas.

"Saya duduk karena kosong, ada yang bilang 'Pak, Pak, ini buat perempuan, Pak.' Dia nggak ngenalin aku kan soalnya. Aku kan tidak tahu. Aku kan nyelonong gitu," kenang Ahok.


Editor : Dian Sukmawati

AHOK AKAN KE KANTOR NAIK ANGKUTAN UMUM

BEIJING (AP) — The head of Taiwan's Nationalists reaffirmed the party's support for eventual unification with the mainland when he met Monday with Chinese President Xi Jinping as part of continuing rapprochement between the former bitter enemies.

Nationalist Party Chairman Eric Chu, a likely presidential candidate next year, also affirmed Taiwan's desire to join the proposed Chinese-led Asian Infrastructure Investment Bank during the meeting in Beijing. China claims Taiwan as its own territory and doesn't want the island to join using a name that might imply it is an independent country.

Chu's comments during his meeting with Xi were carried live on Hong Kong-based broadcaster Phoenix Television.

The Nationalists were driven to Taiwan by Mao Zedong's Communists during the Chinese civil war in 1949, leading to decades of hostility between the sides. Chu, who took over as party leader in January, is the third Nationalist chairman to visit the mainland and the first since 2009.

Relations between the communist-ruled mainland and the self-governing democratic island of Taiwan began to warm in the 1990s, partly out of their common opposition to Taiwan's formal independence from China, a position advocated by the island's Democratic Progressive Party.

Despite increasingly close economic ties, the prospect of political unification has grown increasingly unpopular on Taiwan, especially with younger voters. Opposition to the Nationalists' pro-China policies was seen as a driver behind heavy local electoral defeats for the party last year that led to Taiwanese President Ma Ying-jeou resigning as party chairman.

Taiwan party leader affirms eventual reunion with China

Artikel lainnya »