Paket Umroh Full di bulan Ramadhan

Sudah bukan rahasia lagi, tanggal 8 April Microsoft resmi menghentikan dukungan untuk Windows XP di seluruh dunia. Kampanye dengan menyerukan untuk berpindah ke OS yang lebih baru terus dilakukan.

Namun baru-baru ini Microsoft Asia melaporkan bahwa sebanyak 603.955 komputer di Singapura masih belum bisa move on dari Windows XP, seperti yang dilansir Softpedia (5/2).

"Resiko kegagalan sistem dan gangguan bisnis bisa meningkat setelah dukungan Windows XP berakhir. Kurangnya perangkat lunak yang support, dan bertambahnya usia senja pada XP akan sangat merugikan jika tidak segera berpindah," ujar juru bicara Microsoft.

Pada titik ini, Microsoft masih mengharap pada konsumen di Singapura untuk segera pindah dari Windows XP dan mengucapkan selamat tinggal untuk selama-lamanya.

Hingga saat ini, sekitar seperempat komputer yang ada di dunia ini masih berjalan dengan sistem operasi Windows XP. Begitu banyak orang yang berat meninggalkan XP. Bahkan di Indonesia pun masih banyak yang mengandalkan XP untuk keperluan kantor, warnet, maupun komputer pribadi.

UCAPKAN SELAMAT TINGGAL PADA WINDOWS XP, SINGAPURA
Frontline  An installment of this PBS program looks at the effects of Ebola on Liberia and other countries, as well as the origins of the outbreak.
Frontline

Frontline An installment of this PBS program looks at the effects of Ebola on Liberia and other countries, as well as the origins of the outbreak.

The program traces the outbreak to its origin, thought to be a tree full of bats in Guinea.

Review: ‘9-Man’ Is More Than a Game for Chinese-Americans

A variation of volleyball with nine men on each side is profiled Tuesday night on the World Channel in an absorbing documentary called “9-Man.”

Television

‘Hard Earned’ Documents the Plight of the Working Poor

“Hard Earned,” an Al Jazeera America series, follows five working-class families scrambling to stay ahead on limited incomes.

Review: ‘Frontline’ Looks at Missteps During the Ebola Outbreak

Artikel lainnya »