ITINERARY PERJALANAN UMROH PLUS ISTANBUL+BURSA 13 hari

saco-indonesia.com, Semua wanita pasti juga ingin wajahnya akan terlihat segar dan sehat. Sehingga, banyak yang telah melakukan perawatan mahal atau bahkan telah membeli make-up yang diklaim bisa membuat wajah segar dan sehat. Padahal wajah segar dan sehat juga bisa didapat dengan cara alami.

berikut ini cara alami yang bisa Anda lakukan untuk bisa mendapatkan wajah yang segar dan sehat sepanjang hari:

1. Lakukan gerakan di pagi hari
Jadikan gerakan sebagai hal pertama yang wajib Anda lakukan setelah bangun tidur misalnya dengan joging atau jalan cepat. Olahraga di pagi hari juga bisa'membangunkan' organ, tulang, dan otot setelah Anda melalui waktu tidur. Kegiatan itu juga bisa mengirimkan pesan 'kita sudah bangun!' ke otak kita.
Selain itu, tubuh juga bisa memompa darah lebih baik serta membuat tubuh akan lebih sehat dan tampak bersinar. Tidak harus ke gym, Anda juga bisa melakukan olahraga selama 15 menit dengan menyaksikan CD panduan, bersepeda, atau jalan mengelilingi komplek rumah Anda.

2. Gunakan air dingin atau sendok
Basuhan air es saat bangun tidur juga bisa membuka mata dan 'mengejutkan' otak Anda. Jika Anda cukup berani, putarlah keran ke pengaturan air dingin dan basuhlah diri Anda selama 10 detik, sebelum mulai beralih ke air hangat. Hal ini juga akan bisa membuat rambut Anda lebih bersinar. Cara lainnya, sebelum tidur masukkan sendok ke dalam freezer dan pagi harinya, kompres mata dengan menggunakan sendok tersebut.

3. Mempraktekkan aturan 20/20/20 sepanjang hari
Jika Anda menatap komputer sepanjang hari tanpa istirahat, cobalah berlatih 20/20/20 yang telah dikatakan dokter untuk dapat mengurangi ketegangan dan kemerahan mata. Ambil waktu 20 detik untuk bisa melihat sesuatu yang lain sambil berjalan 20 langkah setiap 20 menit.

4. Minum air sebanyak mungkin di siang hari
Coba siapkan air dalam botol besar di meja Anda sepanjang hari dan mengisinya saat habis. Air juga bisa menghidrasi organ tubuh serta otak kita sehingga kita tidak hanya merasa lebih terjaga tapi juga berkonsentrasi.

5. Tinggalkan ponsel di malam hari
Menurut para peneliti di Lighting Research Cente di Rensselaer Polytechnic Institute, mereka yang telah menghabiskan waktu dua jam untuk dapat menggunakan perangkat dengan layar LED seperti iPad atau iPhone memiliki tingkat melatonin yang lebih tinggi. Melatonin adalah senyawa kimia yang telah menghambat tidur hingga Anda bisa kurang istirahat dan tidak segar di keesokan harinya.


Editor : Dian Sukmawati

CARA ALAMI AGAR TUBUH TERLIHAT SEGAR
Photo
 
Many bodies prepared for cremation last week in Kathmandu were of young men from Gongabu, a common stopover for Nepali migrant workers headed overseas. Credit Daniel Berehulak for The New York Times

KATHMANDU, Nepal — When the dense pillar of smoke from cremations by the Bagmati River was thinning late last week, the bodies were all coming from Gongabu, a common stopover for Nepali migrant workers headed overseas, and they were all of young men.

Hindu custom dictates that funeral pyres should be lighted by the oldest son of the deceased, but these men were too young to have sons, so they were burned by their brothers or fathers. Sukla Lal, a maize farmer, made a 14-hour journey by bus to retrieve the body of his 19-year-old son, who had been on his way to the Persian Gulf to work as a laborer.

“He wanted to live in the countryside, but he was compelled to leave by poverty,” Mr. Lal said, gazing ahead steadily as his son’s remains smoldered. “He told me, ‘You can live on your land, and I will come up with money, and we will have a happy family.’ ”

Weeks will pass before the authorities can give a complete accounting of who died in the April 25 earthquake, but it is already clear that Nepal cannot afford the losses. The countryside was largely stripped of its healthy young men even before the quake, as they migrated in great waves — 1,500 a day by some estimates — to work as laborers in India, Malaysia or one of the gulf nations, leaving many small communities populated only by elderly parents, women and children. Economists say that at some times of the year, one-quarter of Nepal’s population is working outside the country.

Nepal’s Young Men, Lost to Migration, Then a Quake

Artikel lainnya »