Paket Umroh Hemat bulan Maret by Garuda - Alhijaz Indowisata

Saco-Indonesia.com - Penyakit cacar air merupakan salah satu jenis penyakit yang pasti akan menyerang siapapun dan pada usia berapa pun. Penyakit ini disebabkan oleh virus varicella-zoster (VZV) dan menyerang sistem imunitas tubuh.

Walaupun penyakit ini mampu menyerang pada usia berapa pun, namun kebanyakan anak-anaklah yang banyak terserang penyakit ini. Sebab saat masih anak-anak, sistem kekebalan tubuh masih belum sempurna.

Agar penyakit ini tidak bertambah parah, tentu saja Anda harus melakukan perawatan yang baik. Salah satunya adalah berkaitan dengan makanan. Berikut adalah makanan yang sebaiknya tidak diberikan pada anak yang terserang penyakit cacar air.

Produk olahan susu
Hindari memberikan produk olahan susu seperi keju, es krim, dan mentega. Mengonsumsi produk olahan susu ketika terserang penyakit cacar air justru akan membuat kulit menjadi berminyak.

Daging
Mengonsumsi daging akan meningkatkan suhu tubuh dan malah akan memperparah penyakit cacar air yang diderita.

Makanan cepat saji
Makanan cepat saji adalah makanan yang paling dilarang untuk dikonsumsi ketika terkena cacar air. Makanan cepat saji hanya akan membuat penyakit bertambah parah.

Jeruk
Jeruk adalah salah satu buah yang seharusnya dihindari oleh penderita cacar air. Sebab jeruk mengandung asam yang akan mengiritasi lukanya menjadi melepuh dan semakin membuat gatal.

Makanan pedas
Makanan pedas dan berbumbu juga sebaiknya dihindari ketika menderita cacar air. Sebab makanan ini akan membuat tubuh penderita menjadi tidak nyaman.

Makanan bergaram tinggi
Kandungan garam yang ada di dalam makanan ini akan memperparah gatal cacar air serta mampu menimbulkan bekas luka yang buruk.

Penyakit cacar air dapat semakin parah tergantung pada makanan yang dikonsumsi. Oleh karena itu sebaiknya hindari pemberian makanan di atas pada penderita cacar.

Sumber : Merdeka.com

Editor : Maulana Lee

Buah hati terserang cacar air? Sebaiknya jangan beri 6 makanan ini

BEIJING (AP) — The head of Taiwan's Nationalists reaffirmed the party's support for eventual unification with the mainland when he met Monday with Chinese President Xi Jinping as part of continuing rapprochement between the former bitter enemies.

Nationalist Party Chairman Eric Chu, a likely presidential candidate next year, also affirmed Taiwan's desire to join the proposed Chinese-led Asian Infrastructure Investment Bank during the meeting in Beijing. China claims Taiwan as its own territory and doesn't want the island to join using a name that might imply it is an independent country.

Chu's comments during his meeting with Xi were carried live on Hong Kong-based broadcaster Phoenix Television.

The Nationalists were driven to Taiwan by Mao Zedong's Communists during the Chinese civil war in 1949, leading to decades of hostility between the sides. Chu, who took over as party leader in January, is the third Nationalist chairman to visit the mainland and the first since 2009.

Relations between the communist-ruled mainland and the self-governing democratic island of Taiwan began to warm in the 1990s, partly out of their common opposition to Taiwan's formal independence from China, a position advocated by the island's Democratic Progressive Party.

Despite increasingly close economic ties, the prospect of political unification has grown increasingly unpopular on Taiwan, especially with younger voters. Opposition to the Nationalists' pro-China policies was seen as a driver behind heavy local electoral defeats for the party last year that led to Taiwanese President Ma Ying-jeou resigning as party chairman.

Taiwan party leader affirms eventual reunion with China

Artikel lainnya »