Promo Umroh 2018  CP. 08111-34-1212  18,7 juta All in

diposkan pada : 10-02-2017 21:45:00

Luruskan Niat Sebelum Beribadah Haji dan Umroh - Kaum muda muslim yang akan beribadah ke tanah suci harus bisa menjauhi Rafats, Fusuk dan Jidal. Pelaksanaan ibadah haji hendaknya menjadi panduan bagi seorang Muslim dalam kehidupan sehari-hari. Terutama bagi para penyandang gelar haji yang berada di kisaran usia 20 hingga 40 tahun agar bisa menjadi contoh bagi lingkungannya.

Semua ibadah yang disyariatkan Allah bertujuan untuk menanamkan keutarnaan, kebaikan, akhlak mulia, dan mengikis sifat kezaliman dan kerusakan. Adapun haji diwajibkan untuk memperbanyak zikir, menyaksikan manfaat duniawi dan ukhrawi. 

 


Tuntunan memperbanyak zikir bagi kaum Muslim yang telah berhaji tadi termaktub dalam

Alquran surah al-Hajj  ayat 21-28.

 

Selain itu, haji mengokohkan ketakwaan, menjauhi rafats, fusuk, dan jidal. 

Rafats adalah melakukan senggama dan hal-hal yang mengarah kepadanya. Sedangkan, fusuk adalah semua perbuatan maksiat. Sejumlah ulama menafsirkan jidal dengan perdebatan dalam hal-hal yang tidak berguna atau, dalam hal-hal yang telah dijelaskan Allah kepada hamba-hamba-Nya. 

Biasanya, kaum muda yang telah menunaikan rukun lslam kelima sebagian masih sulit melepaskan ketiga karakter perbuatan tadi. Seperti, misalnya, masuk dalam perdebatan yang dilarang. Debat apa yang dilarang? Adalah semua perdebatan yang menyebabkan kegaduhan, mudharat kepada orang lain, atau mengurangi ketentraman. Perdebatan yang dilarang termasuk yang menyerukan kebatilan dan mengaburkan kebenaran. "sedangkan, perdebatan dengan cara yang baik untuk menjelaskan kebenaran sebagai kebenaran dan sebagai kebatilan adalah yang dibenarkan dalam syariat lslam dan tidak termasuk perdebatan yang dilarang ketika haji.

 

Melihat ketiga larangan utama dalam berhaji tadi, mengingatkan kaum muda Muslim yang tengah mempersiapkan diri untuk beribadah ke Tanah Suci agar benar-benar meluruskan niatnya.

Apalagi, dalam surah al-Baqarat ayat 197, Allah SWT memerintahkan Nabi Ibrahim AS agar menyeru Umat manusia untuk berhaji agar manusia mendapatkan karunia, rahmat dan ampunan Nya.

 

Jamaah haji dan umrah adalah para tamu AIlah, bila mereka berdoa dikabulkan dan bila beristighfar akan diampuni, lbadah haji adalah wisata suci yang mendorong jamaah menjauh dari ketergantungan dengan dunia dan segala isinya.

Kemurnian ibadah haji tetap terjaga sepulang dari Tanah Suci. Aplikasi sehari-hari tidak ada lagi omongan kotor, kefasikan, dan ketakaburan. Serta, harus selalu mengekang diri dari kebuasan nafsu syahwat. Jika sudah ada niat segera daftar haji plus sekarang juga. ;)

Artikel lainnya »