Paket Umroh 12 hari pesawat langsung Madinah

Setiap jamaah yang berangkat umroh atau haji khusus Call/Wa. 08111-34-1212 pasti menginginkan perjalanan ibadah haji plus atau umrohnya bisa terlaksana dengan lancar, nyaman dan aman sehingga menjadi mabrur. Demi mewujudkan kami sangat memahami keinginan para jamaah sehingga merancang program haji onh plus dan umroh dengan tepat. Jika anda ingin melaksanakan Umrah dan Haji dengan tidak dihantui rasa was-was dan serta ketidakpastian, maka Alhijaz Indowisata Travel adalah solusi sebagai biro perjalanan anda yang terbaik dan terpercaya.?agenda umroh 12 hari

Biro Perjalanan Haji dan Umrah yang memfokuskan diri sebagai biro perjalanan yang bisa menjadi sahabat perjalanan ibadah Anda, yang sudah sangat berpengalaman dan dipercaya sejak tahun 2010, mengantarkan tamu Allah minimal 5 kali dalam sebulan ke tanah suci tanpa ada permasalahan. Paket yang tersedia sangat beragam mulai paket umroh 9 hari, 12 hari, umroh wisata muslim turki, dubai, aqso. Biaya umroh murah yang sudah menggunakan rupiah sehingga jamaah tidak perlu repot dengan nilai tukar kurs asing. umroh desember Subang

 UMRAH
.
1. Mengisi Formulir Pendaftaran
2. Paspor asli minimal 7 bulan sisa masa berlaku.
3. Nama di paspor 3 (tiga) kata, contoh: Abdullah Saleh Zuhri.
4. Pas foto
a. Ukuran (4×6) enam lembar,
b. Ukuran (3×4) enam lembar.
c. Background foto berwarna putih.
d. Tidak memakai kacamata.
e. Baju tidak berwarna putih.
f.  Muka 80% dari seluruh foto (Zoom 80%).
g.  Wanita harus berjilbab.

5. Suami-Istri menyertakan Buku Nikah asli.
6. Bagi anak-anak menyertakan KK orang tua dan Akte anak.
7. Bagi wanita berusia 45 th ke atas menyertakan FC. KTP.
8. Bagi wanita di bawah usia 45 th menyertakan copy Akte/Ijasah terakhir.
9. Membayar uang pendaftaran / DP sebesar 50 % dari harga paket.

FASILITAS
.
1. Tiket pesawat Jakarta-Jeddah-Jakarta
2. Hotel Madinah & Makkah
3. Makan 3x sehari menu Indonesia
4. Ziarah Makkah-Madinah-Jeddah
5. Transportasi bus full AC
6. Zam-zam 10 liter
7. Guide / muthowif berpengalaman

BIAYA BELUM TERMASUK
.
1. Airport Tax dan Perlengkapan (Rp. 900.000)
2. Kelebihan bagasi
3. Kebutuhan pribadi; laundry, telpon dll.
4.  Suntik Meningitis / Kartu Kuning

PERLENGKAPAN

1. Kopor, Tas Paspor, Tas Sandal, Payung, Kain Ihrom dan Kain Seragam (pria).
2. Kopor, Tas Paspor, Tas Sandal, Payung, Gamis dan Kerudung (wanita).
3. Buku Manasik
4. Buku Panduan Perjalanan

PEMBATALAN

1. Pembatalan satu minggu setelah pendaftaran dikenakan biaya pembatalan 15% dari harga paket.
2. Pembatalan 2 minggu dari hari keberang katan dikenakan biaya sebesar 60 % dari harga paket.
3. Pembatalan satu minggu dari keberangkatan dikenakan biaya sebesar 85 % dari harga paket.

*Program, jadwal, hotel dan harga dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan situasi dan kondisi serta fluktuasi dollar.

Sumber : http://www.azzahratour-travel.com

Baca Artikel Lainnya : MENYEGERAKAN IBADAH HAJI

AZZAHRA TOUR TRAVEL

WASHINGTON — During a training course on defending against knife attacks, a young Salt Lake City police officer asked a question: “How close can somebody get to me before I’m justified in using deadly force?”

Dennis Tueller, the instructor in that class more than three decades ago, decided to find out. In the fall of 1982, he performed a rudimentary series of tests and concluded that an armed attacker who bolted toward an officer could clear 21 feet in the time it took most officers to draw, aim and fire their weapon.

The next spring, Mr. Tueller published his findings in SWAT magazine and transformed police training in the United States. The “21-foot rule” became dogma. It has been taught in police academies around the country, accepted by courts and cited by officers to justify countless shootings, including recent episodes involving a homeless woodcarver in Seattle and a schizophrenic woman in San Francisco.

Now, amid the largest national debate over policing since the 1991 beating of Rodney King in Los Angeles, a small but vocal set of law enforcement officials are calling for a rethinking of the 21-foot rule and other axioms that have emphasized how to use force, not how to avoid it. Several big-city police departments are already re-examining when officers should chase people or draw their guns and when they should back away, wait or try to defuse the situation

Police Rethink Long Tradition on Using Force

Artikel lainnya »