Biaya Paket Umroh Promo Murah November Desember

Setiap jamaah yang berangkat umroh atau haji khusus Call/Wa. 08111-34-1212 pasti menginginkan perjalanan ibadah haji plus atau umrohnya bisa terlaksana dengan lancar, nyaman dan aman sehingga menjadi mabrur. Demi mewujudkan kami sangat memahami keinginan para jamaah sehingga merancang program haji onh plus dan umroh dengan tepat. Jika anda ingin melaksanakan Umrah dan Haji dengan tidak dihantui rasa was-was dan serta ketidakpastian, maka Alhijaz Indowisata Travel adalah solusi sebagai biro perjalanan anda yang terbaik dan terpercaya.?agenda umroh 12 hari

Biro Perjalanan Haji dan Umrah yang memfokuskan diri sebagai biro perjalanan yang bisa menjadi sahabat perjalanan ibadah Anda, yang sudah sangat berpengalaman dan dipercaya sejak tahun 2010, mengantarkan tamu Allah minimal 5 kali dalam sebulan ke tanah suci tanpa ada permasalahan. Paket yang tersedia sangat beragam mulai paket umroh 9 hari, 12 hari, umroh wisata muslim turki, dubai, aqso. Biaya umroh murah yang sudah menggunakan rupiah sehingga jamaah tidak perlu repot dengan nilai tukar kurs asing. travel umroh haji Garut

Saco-Indonesia.com - Satuan Tugas (Satgas) Yonif 751/Raider menyergap tiga warga sipil bersenjata yang diidentifikasi dari Kelompok Yambi di Kabupaten Puncak Jaya pada Sabtu (15/3) lalu.

"Selama ini Kodam XVII/Cenderawasih tidak menempatkan pihak yang berseberangan paham sebagai musuh, tetapi senantiasa mengajak mereka yang berbeda paham untuk menyelesaikan permasalahan dengan cara damai," kata Pangdam Cenderawasih Mayjen TNI Christian Zebua, Selasa (18/3).

DalAm penyergapan tersebut, katanya, selain meringkus tiga anggota sipil bersenjata, Yonif 751/Raider juga dan mengamankan 29 butir amunisi kaliber 5,56 mm, empat kaos loreng, satu celana loreng, satu tas rangsel, satu busur busur serta 10 anak panah.

Christian menyesalkan kejadian tersebut, karena masih ada kelompok-kelompok tertentu yang melakukan tindak kekerasan dengan menggunakan senjata api.

Dia mengatakan, kontak senjata tersebut terjadi pada saat Tim I Satuan Penugasan Pengamanan Daerah Rawan Yonif 751/R dengan kekuatan 15 orang anggota yang dipimpin oleh Sertu Obed Anggara melaksanakan Ambust di KV 2491.

"Saat dalam perjalanan menuju titik Ambust, kemudian bertemu dengan sekelompok masyarakat yang berjumlah 10 orang. ketika akan didekati, tiba-tiba empat orang dari kelompok tersebut melakukan penembakan ke arah personel Satgas Yonif 751/R," katanya dilansir dari Antara.

Christian lebih lanjut menuturkan, para prajurit TNI kemudian melakukan pengejaran terhadap empat orang yang melakukan penembakan, sehingga terjadi kontak tembak.

Kelompok sipil bersenjata ini, lanjut dia, terdesak di tepi jurang. Salah seorang di antaranya yang membawa senjata api yaitu Yekeles Enumbi melompat ke jurang sedangkan tiga rekannya mengalami luka tembak yaitu Tigabut Enumbi, Kindeman Telenggen/Taman Telenggen dan Metinus Telenggen.

"Ketiga orang ini kemudian dievakuasi ke RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Mulia untuk mendapatkan perawatan medis, sedangkan enam orang warga lainya dibawa menuju Polres Puncak Jaya guna penyelidikan lebih lanjut," katanya.

Editor : Maulana Lee

Sumber : Merdeka.com

Satu sipil bersenjata terjun ke jurang dan 3 ditembak Setelah Disergap TNI

Artikel lainnya »