umroh murah

Setiap jamaah yang berangkat umroh atau haji khusus Call/Wa. 08111-34-1212 pasti menginginkan perjalanan ibadah haji plus atau umrohnya bisa terlaksana dengan lancar, nyaman dan aman sehingga menjadi mabrur. Demi mewujudkan kami sangat memahami keinginan para jamaah sehingga merancang program haji onh plus dan umroh dengan tepat. Jika anda ingin melaksanakan Umrah dan Haji dengan tidak dihantui rasa was-was dan serta ketidakpastian, maka Alhijaz Indowisata Travel adalah solusi sebagai biro perjalanan anda yang terbaik dan terpercaya.?agenda umroh 12 hari

Biro Perjalanan Haji dan Umrah yang memfokuskan diri sebagai biro perjalanan yang bisa menjadi sahabat perjalanan ibadah Anda, yang sudah sangat berpengalaman dan dipercaya sejak tahun 2010, mengantarkan tamu Allah minimal 5 kali dalam sebulan ke tanah suci tanpa ada permasalahan. Paket yang tersedia sangat beragam mulai paket umroh 9 hari, 12 hari, umroh wisata muslim turki, dubai, aqso. Biaya umroh murah yang sudah menggunakan rupiah sehingga jamaah tidak perlu repot dengan nilai tukar kurs asing. promo paket umroh murah di Karawang

Saco-Indonesia.com — Suhu lapisan dalam Bumi ternyata 1.000 derajat celsius lebih tinggi dari yang didiuga sebelumnya. Berdasarkan pengukuran terbaru, suhu lapisan dalam satu-satunya planet yang terbukti bisa mendukung kehidupan kompleks itu setara dengan permukaan Matahari, 6.000 derajat celsius.

Hasil pengukuran itu didapatkan lewat riset tim ilmuwan Lembaga Ilmu Pengetahuan Perancis (CNRS) dan beberapa lembaga lain. Suhu lapisan dalam, tepatnya pada perbatasan bagian dalam dan luar Bumi, diperkirakan berdasarkan pengukuran titik leleh besi.

Lewat pengukuran ini, peneliti sebenarnya ingin memberikan penjelasan mengenai terbentuknya medan magnet Bumi. Untuk memiliki medan magnet kuat, harus ada perbedaan suhu sebesar 1.500 derajat celsius antara lapisan dalam dan luar.

Peneliti memang telah melakukan pengukuran suhu perbatasan lapisan dalam dan luar Bumi sebelumnya. Namun, perbedaan suhu yang terukur sebelumnya tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Lewat penelitian ini, peneliti melakukan pengukuran ulang.

Pengukuran titik leleh besi dalam penelitian ini dilakukan dengan memanfaatkan sifat difraksi (penyebaran) sinar X. Saat sinar X menumbuk besi, maka akan ada "tanda" bahwa besi tersebut dipanaskan.

Dari pengukuran tersebut, seperti diberitakan Livescience, Jumat (26/4/2013), didapatkan hasil bahwa titik leleh besi adalah 4.800 derajat celsius, dengan tekanan 2,2 juta kali lebih besar dari tekanan di atas permukaan laut Bumi.

Berdasarkan hasil tersebut, diperkirakan suhu lapisan yang membatasi bagian dalam dan luar Bumi adalah 6.000 derajat celsius. Hasil penelitian dipublikasikan di jurnal Science pada Kamis (25/4/2013). Hasil riset ini bermanfaat bagi para seismolog untuk memperkirakan gerakan lempeng Bumi.

 
 
Editor :Liwon Maulana(galipat)
 
SUHU LAPISAN DALAM BUMI SETARA PERMUKAAN MATAHARI

Artikel lainnya »