Harga Paket Umroh Murah Promo November By Saudi Airlines

Setiap jamaah yang berangkat umroh atau haji khusus Call/Wa. 08111-34-1212 pasti menginginkan perjalanan ibadah haji plus atau umrohnya bisa terlaksana dengan lancar, nyaman dan aman sehingga menjadi mabrur. Demi mewujudkan kami sangat memahami keinginan para jamaah sehingga merancang program haji onh plus dan umroh dengan tepat. Jika anda ingin melaksanakan Umrah dan Haji dengan tidak dihantui rasa was-was dan serta ketidakpastian, maka Alhijaz Indowisata Travel adalah solusi sebagai biro perjalanan anda yang terbaik dan terpercaya.?agenda umroh 12 hari

Biro Perjalanan Haji dan Umrah yang memfokuskan diri sebagai biro perjalanan yang bisa menjadi sahabat perjalanan ibadah Anda, yang sudah sangat berpengalaman dan dipercaya sejak tahun 2010, mengantarkan tamu Allah minimal 5 kali dalam sebulan ke tanah suci tanpa ada permasalahan. Paket yang tersedia sangat beragam mulai paket umroh 9 hari, 12 hari, umroh wisata muslim turki, dubai, aqso. Biaya umroh murah yang sudah menggunakan rupiah sehingga jamaah tidak perlu repot dengan nilai tukar kurs asing. paket umroh november di Jatisampurna

saco-indonesia.com, Komisi Pemberantasan Korupsi mulai telah mengusut dugaan pemberian (gratifikasi) dari PT Pertamina kepada mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Energi Sumber Daya Alam Mineral, Waryono Karno. Guna untuk menguak hal itu, penyidik lembaga antikorupsi itu juga memeriksa Direktur PT Pertamina, Karen Agustiawan.

Karen telah memenuhi panggilan pemeriksaan hari ini. Perempuan itu juga mengenakan batik coklat dan didampingi oleh kuasa hukumnya, Rudi Alfonso. Tetapi, Karen juga enggan memberikan pernyataan apapun. Malah Rudi yang telah memberikan pernyataan.

"Bersaksi untuk Pak Waryono Karno," kata Rudi kepada awak media di Gedung KPK, Jakarta, Senin (27/1).

Rudi menampik dalam pemeriksaan kali ini penyidik bakal mengusut soal pemberian Tunjangan Hari Raya kepada anggota DPR. Dia juga menyatakan akan membeberkan soal materi yang ditanyakan usai pemeriksaan.

"Ya enggak tahu, kan belum diperiksa. Tunggu saja nanti selesainya, baru ini kita kasih tahu," ujar Rudi.


Editor : Dian Sukmawati

KPK AKAN USUST DUGAAN GRATIFIKASI DARI PERTAMINA

Artikel lainnya »