Setiap jamaah yang berangkat umroh atau haji khusus Call/Wa. 08111-34-1212 pasti menginginkan perjalanan ibadah haji plus atau umrohnya bisa terlaksana dengan lancar, nyaman dan aman sehingga menjadi mabrur. Demi mewujudkan kami sangat memahami keinginan para jamaah sehingga merancang program haji onh plus dan umroh dengan tepat. Jika anda ingin melaksanakan Umrah dan Haji dengan tidak dihantui rasa was-was dan serta ketidakpastian, maka Alhijaz Indowisata Travel adalah solusi sebagai biro perjalanan anda yang terbaik dan terpercaya.?agenda umroh 12 hari

Biro Perjalanan Haji dan Umrah yang memfokuskan diri sebagai biro perjalanan yang bisa menjadi sahabat perjalanan ibadah Anda, yang sudah sangat berpengalaman dan dipercaya sejak tahun 2010, mengantarkan tamu Allah minimal 5 kali dalam sebulan ke tanah suci tanpa ada permasalahan. Paket yang tersedia sangat beragam mulai paket umroh 9 hari, 12 hari, umroh wisata muslim turki, dubai, aqso. Biaya umroh murah yang sudah menggunakan rupiah sehingga jamaah tidak perlu repot dengan nilai tukar kurs asing. harga umroh ramadhan Medan Satria

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus akan melakukan penelusuran kasus dugaan korupsi proyek pengadaan alat kesehatan di Provinsi Banten dengan memeriksa sejumlah saksi. 
 
Hari ini, Kamis (13/3/2014), KPK akan menjadwalkan pemeriksaan terhadap PNS Dinas Kesehatan Banten, Aridawati Koto, Kepala Bapedda Banten, Widodo Hadi, dari swasta Yuni Astuti, dan manajer Operasional PT BPP, Dadang Prijatna.
 
Menurut Kepala Bagian Informasi dan Pemberitaan KPK, Priharsa Nugraha, sejumlah pihak itu akan diperiksa sebagai saksi. "Diperiksa sebagai saksi," katanya saat dikonfirmasi.
 
Dari saksi yang telah dijadwalkan, baru Widodo yang sudah terlihat hadir di Gedung KPK. Ia tiba sekira pukul 09.50 WIB dengan mengenakan baju batik warna hijau.
 
Saat tiba, ia tidak berkomentar seputar pemeriksaan yang akan dijalaninya hari ini. Dalam perkara ini, KPK juga telah menetapkan beberapa tersangka diantaranya Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah dan adiknya Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan.

KPK Periksa Kepala Bapedda Banten

Artikel lainnya »