umroh

Menyambut panggilan-Nya 08111-34-1212  ialah suatu urusan yang pasti dikerjakan. Sebagai umat muslim telah semestinya sekali seumur hidupnya dapat berangjangsana ataupun memanjatkan syukur pada negeri keluhuran Agama Islam merupakan Mekkah Al Mukaromah. paket umroh 2019  ini hendak menuntun Anda menuju ke sana, bersenda gurau dengan saudara muslim lain-lain pada segala pelosok dunia.  Hanya dzikir yang terucap dalam masing-masing hirupan nafas  akhirnya bakal mendapatkan ribuan kali lipat  balasan sekitar 9 hari berkunjung Cuma melalui biro biro umra resmi kantor mentri agama yg tersedia dalam Indonesia. Memfasilitasi kemauan rakyat utk cepat bisa memandang kemuliaan Baitullah,  hingga alhijaz indowisata tour & travel dgn segala kebolehannya  melaksanakan suatu skedul yang dihasilkan eklusiv untuk semua calon tamu Allah merupakan paket umrah 2019umroh. Sebuah program awal thn yg dibimbing dengan  melibatkan Ustad  yg terampil di bidangnya.  yg dgn semua keistimewaan kemahiran agama-Nya  bakal menyerahkan keahliannya itu  di seakan-akan dalam umroh 2019 tersebut. Walaupun begitu  skedul ini terhitung dalam paket promo  umra 2019 dimana  ongkos umra yg dibayarkan taklah terlalu tinggi.  Kemungkinan yang Kesempatan jarang ini,  bisa digunakan dgn sesungguhnya.  semestinya Sehingga kenyamanan rohani bakal diperoleh dalam travel umra 2019 yg telah tersusun dengan pelayanan yang bagus beserta pula tersertifikasi pada dinas berhubungan yang menjamin wisata ibadah suci  ini.

Memanfaatkan saat pada awal thn 2019 dengan sebenarnya untuk mengerjakan paket  umra 2019palinglah  dianjurkan ataupun malah siapa tahu  diperlukan utk ke manusia kamil. Paket  umrah 2019,  Hawa yang sejuk, nyaris sama  seperti cuaca  di Indonesia  yg panasnya  tdk laksana pada Saudi Arabia, paling baik  bakal mengerjakan ibadah umroh dgn cuaca  bagus ini bersama jadwal umroh 2019 kota suci  seperti dengan Makkah ramai  pada musim  umra January,  February, Maret, April, Mei,  Juny,  July,  August,  Sept,  Okt,  Nov beserta Des.  insyaa Allah berkesempatan mencium Hajar Aswad,  bisa shalat dalam Hijir Ismail, dan dapat bermunajad dalam Raudhah.  segera daftarkan diri Anda  di dalam harapan emas promo umrah 2019  dgn mengunjungi kantor kami yang bertempat  di dalam semua kawasan Indonesia atau bisa juga datang benar menuju alhijaz indowisata tour & travel agen umra resmi jakarta timur  yg akan menyerahkan jasa nomor 1 untuk memusat ke umrah yang mabruroh.  bukti lainnya klik web kami  di www.alhijazindowisata.net  ataupun contact 021-8265-3335

harga umroh murah 2019

saco-indonesia.com,

Apa yang di maksud dengan Generator Set ?

Genset atau kepanjangan dari generator set adalah sebuah perangkat yang telah berfungsi dapat menghasilkan daya listrik. Disebut sebagai generator set dengan pengertian adalah satu set peralatan yang tergabung dari dua perangkat yang berbeda yaitu engine dan generator atau alternator. Engine sebagai perangkat pemutar sedangkan generator atau alternator sebagai perangkat pembangkit listrik.

Engine juga dapat berupa perangkat mesin diesel berbahan bakar solar atau mesin berbahan bakar bensin, sedangkan generator atau alternator juga merupakan kumparan atau gulungan tembaga yang telah terdiri dari stator ( kumparan statis ) dan rotor (kumparan berputar).

Dalam ilmu fisikia yang sederhana juga dapat dijelaskan bahwa engine dapat memutar rotor pada generator sehingga timbul medan magnit pada kumparan stator generator, medan magnit yang timbul pada stator dan berinteraksi dengan rotor yang berputar akan dapat menghasilkan arus listrik sesuai hukum Lorentz (ingat pelajaran fisika SMA dulu).

Arus listrik yang telah dihasilkan oleh generator akan memiliki perbedaan tegangan di antara kedua kutub generatornya sehingga apabila dihubungkan dengan beban akan menghasilkan daya listrik, atau dalam rumusan fisika sebagai
P (daya) = V (tegangan) x I (arus),
dengan satuan adalah VA atau Volt Ampere.
Rumusan fisika yang lebih kompleks lagi dijelaskan bahwa
P (daya) = V (tegangan) x I (arus) x CosPhi (faktor daya) dengan satuan Watt.

Apa saja type genset?
Genset juga dapat dibedakan dari jenis engine penggeraknya, dimana kita kenal tipe-tipe engine yaitu engine diesel dan engine non diesel /bensin. Engine diesel telah dikenali dari bahan bakarnya yang berupa solar, sedangkan engine non diesel berbahan bakar bensin premium.
Di pasaran, genset dengan engine non diesel atau berbahan bakar bensin biasa diaplikasikan pada genset yang berkapasitas kecil atau dalam kapasitas maksimum 10.000 VA atau 10 kVA, sedangkan genset diesel berbahan bakar solar diaplikasikan pada genset berkapasitas > 10 kVA. Mengapa demikian ? Hal tersebut terkait dengan tenaga yang telah dihasilkan oleh diesel lebih besar daripada engine non diesel, dimana cara kerja pembakaran diesel yang lebih sederhana yaitu tanpa busi, lebih hemat dalam pemeliharaan, lebih responsif dan bertenaga. Selain itu untuk aplikasi industri dimana bahan bakar diesel (solar) lebih murah daripada bensin (gasoline). Tulisan lebih dalam tentang cara kerja engine diesel akan kami sajikan dalam tulisan-tulisan berikutnya.

Dalam aplikasi kita akan jumpai bahwa genset yang terdiri dari genset 1 phasa atau 3 phasa, apa artinya ini ? Kita akan jelaskan lebih dalam lagi, bahwa pengertian 1 phasa atau 3 phasa adalah telah merujuk pada kapasitas tegangan yang telah dihasilkan oleh genset tersebut. Tegangan 1 phasa artinya tegangan yang telah dibentuk dari kutub L yang mengandung arus dengan kutub N yang tidak berarus, atau berarus Nol atau sering kita kenal sebagai Arde atau Ground. Sedangkan tegangan 3 phase telah dibentuk dari dua kutub yang bertegangan. Genset tiga phasa dapat menghasilkan tiga kali kapasitas genset 1 phasa. Pada sistem kelistrikan PLN kita, kapasitas 3 phasa yang dihasilkan untuk aplikasi rumah tangga adalah 380 Volt, sedangkan kapasitas 1 phasa adalah 220 Volt.

Daya listrik dalam ilmu fisika juga merupakan besaran vektor, artinya besaran yang telah memiliki besar dan arah, tegangan dan arus yang telah dihasilkan juga merupakan gelombang sinusoidal dengan frekuensi tertentu. Di Indonesia, frekuensi tegangan dan arus telah ditetapkan sebesar 50 Hz, dimana hal ini mengikuti standar frekuensi di Belanda atau negara-negara Eropa, sedangkan di negara Amerika Serikat dan Kanada menggunakan frekuensi 60 Hz.

Editor : Dian sukmawati
Sumber : jualgenset.co.id

 

APA GENERATOR SET ITU ?

Though Robin and Joan Rolfs owned two rare talking dolls manufactured by Thomas Edison’s phonograph company in 1890, they did not dare play the wax cylinder records tucked inside each one.

The Rolfses, longtime collectors of Edison phonographs, knew that if they turned the cranks on the dolls’ backs, the steel phonograph needle might damage or destroy the grooves of the hollow, ring-shaped cylinder. And so for years, the dolls sat side by side inside a display cabinet, bearers of a message from the dawn of sound recording that nobody could hear.

In 1890, Edison’s dolls were a flop; production lasted only six weeks. Children found them difficult to operate and more scary than cuddly. The recordings inside, which featured snippets of nursery rhymes, wore out quickly.

Yet sound historians say the cylinders were the first entertainment records ever made, and the young girls hired to recite the rhymes were the world’s first recording artists.

Year after year, the Rolfses asked experts if there might be a safe way to play the recordings. Then a government laboratory developed a method to play fragile records without touching them.

Audio

The technique relies on a microscope to create images of the grooves in exquisite detail. A computer approximates — with great accuracy — the sounds that would have been created by a needle moving through those grooves.

In 2014, the technology was made available for the first time outside the laboratory.

“The fear all along is that we don’t want to damage these records. We don’t want to put a stylus on them,” said Jerry Fabris, the curator of the Thomas Edison Historical Park in West Orange, N.J. “Now we have the technology to play them safely.”

Last month, the Historical Park posted online three never-before-heard Edison doll recordings, including the two from the Rolfses’ collection. “There are probably more out there, and we’re hoping people will now get them digitized,” Mr. Fabris said.

The technology, which is known as Irene (Image, Reconstruct, Erase Noise, Etc.), was developed by the particle physicist Carl Haber and the engineer Earl Cornell at Lawrence Berkeley. Irene extracts sound from cylinder and disk records. It can also reconstruct audio from recordings so badly damaged they were deemed unplayable.

“We are now hearing sounds from history that I did not expect to hear in my lifetime,” Mr. Fabris said.

The Rolfses said they were not sure what to expect in August when they carefully packed their two Edison doll cylinders, still attached to their motors, and drove from their home in Hortonville, Wis., to the National Document Conservation Center in Andover, Mass. The center had recently acquired Irene technology.

Audio

Cylinders carry sound in a spiral groove cut by a phonograph recording needle that vibrates up and down, creating a surface made of tiny hills and valleys. In the Irene set-up, a microscope perched above the shaft takes thousands of high-resolution images of small sections of the grooves.

Stitched together, the images provide a topographic map of the cylinder’s surface, charting changes in depth as small as one five-hundredth the thickness of a human hair. Pitch, volume and timbre are all encoded in the hills and valleys and the speed at which the record is played.

At the conservation center, the preservation specialist Mason Vander Lugt attached one of the cylinders to the end of a rotating shaft. Huddled around a computer screen, the Rolfses first saw the wiggly waveform generated by Irene. Then came the digital audio. The words were at first indistinct, but as Mr. Lugt filtered out more of the noise, the rhyme became clearer.

“That was the Eureka moment,” Mr. Rolfs said.

In 1890, a girl in Edison’s laboratory had recited:

There was a little girl,

And she had a little curl

Audio

Right in the middle of her forehead.

When she was good,

She was very, very good.

But when she was bad, she was horrid.

Recently, the conservation center turned up another surprise.

In 2010, the Woody Guthrie Foundation received 18 oversize phonograph disks from an anonymous donor. No one knew if any of the dirt-stained recordings featured Guthrie, but Tiffany Colannino, then the foundation’s archivist, had stored them unplayed until she heard about Irene.

Last fall, the center extracted audio from one of the records, labeled “Jam Session 9” and emailed the digital file to Ms. Colannino.

“I was just sitting in my dining room, and the next thing I know, I’m hearing Woody,” she said. In between solo performances of “Ladies Auxiliary,” “Jesus Christ,” and “Dead or Alive,” Guthrie tells jokes, offers some back story, and makes the audience laugh. “It is quintessential Guthrie,” Ms. Colannino said.

The Rolfses’ dolls are back in the display cabinet in Wisconsin. But with audio stored on several computers, they now have a permanent voice.

Ghostly Voices From Thomas Edisonís Dolls Can Now Be Heard

Artikel lainnya »