Setiap jamaah yang berangkat umroh atau haji khusus Call/Wa. 08111-34-1212 pasti menginginkan perjalanan ibadah haji plus atau umrohnya bisa terlaksana dengan lancar, nyaman dan aman sehingga menjadi mabrur. Demi mewujudkan kami sangat memahami keinginan para jamaah sehingga merancang program haji onh plus dan umroh dengan tepat. Jika anda ingin melaksanakan Umrah dan Haji dengan tidak dihantui rasa was-was dan serta ketidakpastian, maka Alhijaz Indowisata Travel adalah solusi sebagai biro perjalanan anda yang terbaik dan terpercaya.?agenda umroh 12 hari

Biro Perjalanan Haji dan Umrah yang memfokuskan diri sebagai biro perjalanan yang bisa menjadi sahabat perjalanan ibadah Anda, yang sudah sangat berpengalaman dan dipercaya sejak tahun 2010, mengantarkan tamu Allah minimal 5 kali dalam sebulan ke tanah suci tanpa ada permasalahan. Paket yang tersedia sangat beragam mulai paket umroh 9 hari, 12 hari, umroh wisata muslim turki, dubai, aqso. Biaya umroh murah yang sudah menggunakan rupiah sehingga jamaah tidak perlu repot dengan nilai tukar kurs asing. harga umroh desember di Rawalumbu

saco-indonesia.com, Madrid - Lewat perpanjangan waktu 2x15 menit dan beberapa insiden antar pemain, Atletico Madrid keluar sebagai pemenang final Copa del Rey usai mengalahkan Real Madrid dengan skor 2-1.

Pada laga yang dihelat di Santiago Bernabeu, Sabtu (18/5/2013) dinihari WIB, Ronaldo membawa Madrid unggul lebih dulu sebelum disamakan Diego Costa. Dua gol itu tercipta di babak pertama.

Paruh kedua laga tak ada gol tercipta sehingga laga harus diteruskan ke 2x15 menit extra time. Miranda tampil sebagai pahlawan lewat gol yang dicetaknya di paruh pertama perpanjangan waktu.

Bagi Atletico ini adalah gelar ke-9 di kompetisi ini sementara itu Madrid harus gigit jari karena hampa gelar musim ini.

Jalannya Pertandingan

Di menit 14 Madrid unggul lebih dulu lewat Ronaldo. Diawali korner Luka Modric, bola mengarah ke kotak penalti dan disambut tandukan Ronaldo yang menjebol jala Thibaut Courtois.

Setelah gol itu Madrid justru lebih banyak ditekan oleh Atletico yang bernafsu mencari gol penyama kedudukan. Akhirnya Atletico mendapatkannya di menit 35 melalu Diego Costa.

Radamel Falcao mendapat bola di tengah lapangan dan lolos dari penjagaan Raul Albiol, lalu memberikan umpan terukur kepada Costa yang berlari dan kemudian melepaskan sepakan menyilang ke tiang jauh tanpa bisa dihalau Diego Lopez.

Di menit 43 Mesut Oezil nyaris mencetak gol andaikan bola hasil tembakan setengah voli-nya tak menghantam mistar gawang Atletico.

Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Babak kedua berjalan Atletico tetap mengambil inisiatif serangan dan di menit 61 mereka mendapatkan peluang di kotak penalti. Gabi melepaskan crossing ke tiang jauh yang disambut sepakan kaki kiri Filipe Luis tapi masih menyamping di gawang Lopez.

Semenit setelahnya Madrid mendapatkan dua peluang. Pertama dari tembakan jarak dekat Benzema yang menerpa tiang gawang dan bola rebound yang didapat Oezil masih bisa dihalau Juanfran di garis gawang.

Kemudian sama halnya dengan free kick Ronaldo di menit 69 yang tertahan tiang kanan gawang Courtois. Michael Essien kemudian menyambar bola muntah tapi melayang jauh di atas mistar.

Jose Mourinho di menit 73 diusir wasit keluar lapangan karena memprotes keputusan pengadil serta ofisial keempat. Tak ada lagi peluang tercipta sehingga skor tetap imbang 1-1 dan laga dilanjutkan ke 2x15 menit extra time.

Miranda! Gol pemain Brasil itu di menit 98 membawa Atletico berbalik unggul 2-1. Diawali crossing Koke dari sayap kanan, bola mengarah ke tiang dekat dan Miranda dengan bebas menanduknya serta menaklukkan Lopez di bawah mistar.

Di menit 103 Gonzalo Higuain melepaskan tembakan dari jarak dekat namun masih bisa dihadang Courtois. Atletico masih unggul 2-1.

Enam menit setelahnya Courtois kembali melakukan penyelamatan gemilang ketika menghadang tembakan Oezil dari jarak dekat.

Pertandingan memanas yang diwarnai keributan antara pemain setelah di menit 114 Ronaldo diusir keluar karena menerima kartu merah. Ronaldo dianggap menghantam wajah Gabi dengan kakinya, padahal dalam tayangan ulang kaki Ronaldo tak mengenai Gabi.

Hingga laga berakhir skor 2-1 tetap bertahan dan Atletico keluar sebagai juara Copa del Rey.

Susunan Pemain

Real Madrid: Diego Lopez, Ramos, Coentrao (Arbeloa 91'), Essien, Albiol, Khedira, Alonso, Modric (Di Maria 91'), Cristiano Ronaldo, Benzema (Higuain 91'), Ozil

Atletico Madrid: Courtois, Juanfran, Godin, Miranda, Filipe Luis, Gabi, Mario Suarez, Koke, Turan (Rodriguez 110'), Diego Costa (Adrian 105'), Falcao

MADRID KO LAGI..
Photo
 
Many bodies prepared for cremation last week in Kathmandu were of young men from Gongabu, a common stopover for Nepali migrant workers headed overseas. Credit Daniel Berehulak for The New York Times

KATHMANDU, Nepal — When the dense pillar of smoke from cremations by the Bagmati River was thinning late last week, the bodies were all coming from Gongabu, a common stopover for Nepali migrant workers headed overseas, and they were all of young men.

Hindu custom dictates that funeral pyres should be lighted by the oldest son of the deceased, but these men were too young to have sons, so they were burned by their brothers or fathers. Sukla Lal, a maize farmer, made a 14-hour journey by bus to retrieve the body of his 19-year-old son, who had been on his way to the Persian Gulf to work as a laborer.

“He wanted to live in the countryside, but he was compelled to leave by poverty,” Mr. Lal said, gazing ahead steadily as his son’s remains smoldered. “He told me, ‘You can live on your land, and I will come up with money, and we will have a happy family.’ ”

Weeks will pass before the authorities can give a complete accounting of who died in the April 25 earthquake, but it is already clear that Nepal cannot afford the losses. The countryside was largely stripped of its healthy young men even before the quake, as they migrated in great waves — 1,500 a day by some estimates — to work as laborers in India, Malaysia or one of the gulf nations, leaving many small communities populated only by elderly parents, women and children. Economists say that at some times of the year, one-quarter of Nepal’s population is working outside the country.

Nepalís Young Men, Lost to Migration, Then a Quake

Artikel lainnya »