umroh

Setiap jamaah yang berangkat umroh atau haji khusus Call/Wa. 08111-34-1212 pasti menginginkan perjalanan ibadah haji plus atau umrohnya bisa terlaksana dengan lancar, nyaman dan aman sehingga menjadi mabrur. Demi mewujudkan kami sangat memahami keinginan para jamaah sehingga merancang program haji onh plus dan umroh dengan tepat. Jika anda ingin melaksanakan Umrah dan Haji dengan tidak dihantui rasa was-was dan serta ketidakpastian, maka Alhijaz Indowisata Travel adalah solusi sebagai biro perjalanan anda yang terbaik dan terpercaya.?agenda umroh 12 hari

Biro Perjalanan Haji dan Umrah yang memfokuskan diri sebagai biro perjalanan yang bisa menjadi sahabat perjalanan ibadah Anda, yang sudah sangat berpengalaman dan dipercaya sejak tahun 2010, mengantarkan tamu Allah minimal 5 kali dalam sebulan ke tanah suci tanpa ada permasalahan. Paket yang tersedia sangat beragam mulai paket umroh 9 hari, 12 hari, umroh wisata muslim turki, dubai, aqso. Biaya umroh murah yang sudah menggunakan rupiah sehingga jamaah tidak perlu repot dengan nilai tukar kurs asing. daftar umroh oktober 2018

MANADO, Saco-Indonesia.com - Sampai dengan pagi ini, Kamis (16/1/2014), bencana banjir bandang yang terjadi di enam kabupaten/kota di Sulawesi Utara, Rabu kemarin, telah merenggut 13 korban tewas, dan dua warga lainnya belum ditemukan. Sementara, tercatat 40 ribu warga mengungsi.

Seperti yang telah diberitakan, banjir terjadi di enam kabupaten/kota di Sulut secara bersamaan, yaitu Kota Manado, Minahasa Utara, Kota Tomohon, Minahasa, Minahasa Selatan, dan Kepulauan Sangihe.

Menurut Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, bencana ini terjadi akibat kombinasi antara faktor alam dan antropogenik yang memicu terjadinya banjir bandang dan longsor yang masif di Sulawesi Utara.

Sutopo menguraikan, di Kota Manado lima tewas, satu orang hanyut belum ditemukan (Veber Sony Lowing). Di Kota Tomohon lima orang tewas. Di Minahasa tiga orang tewas, satu orang hilang (Niko-54), dan satu orang luka berat.

Di Kabupaten Minahasa Utara tiga desa dengan 1.000 jiwa terisolasi akibat banjir dan longsor. Di Kepulauan Sangihe beberapa rumah tertimbun longsor. Diperkirakan, sekitar 40.000 warga mengungsi ke tempat yang aman. 

Sutopo menjelaskan, hujan deras dipicu sistem tekanan rendah di perairan selatan Filipina, menyebabkan pembentukan awan intensif. Selain itu, adanya konvergensi dampak dari tekanan rendah di utara Australia, awan-awan besar masuk ke wilayah Sulut.

Akibatnya, empat sungai besar di Kota Manado meluap dan menghanyutkan puluhan rumah dan kendaraan. Bencana kali ini lebih besar daripada sebelumnya yang pernah terjadi pada tahun 2000 yang menyebabkan 22 tewas, dan Februari 2013 yang menyebabkan 17 tewas.

Sumber : kompas.com

Editor : Maulana Lee

Renggut 13 Nyawa Akibat Bencana Banjir di Manado

Artikel lainnya »