Setiap jamaah yang berangkat umroh atau haji khusus Call/Wa. 08111-34-1212 pasti menginginkan perjalanan ibadah haji plus atau umrohnya bisa terlaksana dengan lancar, nyaman dan aman sehingga menjadi mabrur. Demi mewujudkan kami sangat memahami keinginan para jamaah sehingga merancang program haji onh plus dan umroh dengan tepat. Jika anda ingin melaksanakan Umrah dan Haji dengan tidak dihantui rasa was-was dan serta ketidakpastian, maka Alhijaz Indowisata Travel adalah solusi sebagai biro perjalanan anda yang terbaik dan terpercaya.?agenda umroh 12 hari

Biro Perjalanan Haji dan Umrah yang memfokuskan diri sebagai biro perjalanan yang bisa menjadi sahabat perjalanan ibadah Anda, yang sudah sangat berpengalaman dan dipercaya sejak tahun 2010, mengantarkan tamu Allah minimal 5 kali dalam sebulan ke tanah suci tanpa ada permasalahan. Paket yang tersedia sangat beragam mulai paket umroh 9 hari, 12 hari, umroh wisata muslim turki, dubai, aqso. Biaya umroh murah yang sudah menggunakan rupiah sehingga jamaah tidak perlu repot dengan nilai tukar kurs asing. biro haji onh plus Bekasi barat

saco-indonesia.com, Koordinator Investigasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Uchok Sky Khadafi, telah mendesak agar Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Agama M Jasin, untuk segera memperjelas identitas oknum pejabat Kemenag yang telah melakukan korupsi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Hal ini dimaksudkan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lebih mudah untuk mengusut kasus tersebut.  
 
“Jasin harus memperjelas siapa oknum pejabat Kemenag. Kalau oknum tersebut eselonnya rendahan tidak akan sampai pada atasan yang paling tinggi,” kata Uchok.
 
Yang jelas, kata Uchok, oknum ini akan juga dikorbankan sebagai tumbal pencitraan seolah-olah untuk dapat memperbaiki sistem pengelolaan dana haji.
 
“Kalau eselon rendahan yang akan dikorbankan, dia dituduh korup, maka persoalan ini tidak akan memperbaiki dalam sistem dana haji. Tetapi hanya menyelamatkan orang-orang yang punya jabatan tinggi,” ujarnya.
 
Sebelumnya, Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Agama yang juga mantan Wakil Ketua KPK Bidang Pencegahan, M Jasin juga mengakui ada oknum pejabat Kemenag yang melakukan korupsi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) untuk membeli rumah dan mobil mewah.
 
"Ada beberapa orang di Kemenag yang mengambil uang BPIH dan jumlahnya cukup besar. Bahkan ada seorang staf yang melakukan korupsi dan uangnya dipakai untuk beli mobil dan rumah," kata M Jasin.


Editor : Dian Sukmawati

KORUPTOR DANA HAJI HARUS DIUNGKAP SAMPAI PEJABAT TINGGI

Artikel lainnya »