Tips Merawat AC di Rumah
Sekarang ini juga sudah banyak rumah-rumah yang ada mesin pendingin udara (ruangan) atau AC. Untuk di kota, bahkan hampir tiap rumah juga punya AC atau pendingin ruangan.

Agar performance AC selalu dalam kondisi yang prima, maka diperlukan perawatan/pemeliharaan yang sangat rutin. Keuntungan jika dilakukan perawatan yang sangat rutin adalah:
- Umur part terutama kompresor menjadi lebih lama.
- Pemakaian enersi listrik efisien.
- Kapasitas pendinginan AC selalu maksimal.

Berikut adalah tips-tips atau pedoman cara untuk merawat mesin pendingin ruangan (udara) atau AC:

1. Cek filter udara unit indoor (dalam ruangan)
Karena fungsi AC antara lain adalah untuk dapat menyediakan udara yang sehat buat pernafasan, maka AC juga selalu diperlengkapi dengan filter.
Filter udara telah mempunyai fungsi ganda, yaitu
>> Untuk menjaga agar sirip-sirip coil pada unit indoor tidak cepat kotor.
>> Untuk membuat udara yang dihembuskan dari indoor bebas dari debu. Filter telah terbuat dari bahan khusus yang gampang mengikat partikel-partikel debu, bakteri, serbuk, bulu binatang, asap rokok dan lain-lain. Jika cukup banyak kotoran terakumulasi pada filter, maka akan dapat menyebabkan aliran udara fan blower terganggu, sehinga kapasitas pendinginan akan turun. Filter indoor sebaiknya dicuci minimal sebulan sekali. Membersihkan filter juga dapat dilakukan sendiri. Filter yang rusak juga harus diganti dengan yang baru. Filter umumnya mudah dilepas dan dipasang dengan cara slide-out dan slide-in.

2. Cek tekanan refrigran dan arus kompresor.
Tekanan yang berkurang juga merupakan indikasi telah terjadi kebocoran. Jika tekanan berkurang setelah unit dipakai bebarapa bulan atau setelah setahun, hal ini juga menunjukkan telah terjadi kebocoran yang sangat kecil. Perlu pemeriksaan yang teliti untuk dapat menemukan kebocoran seperti ini. Arus kompresor yang over menunjukkan kemungkinan terjadi refrigran over charge.

3. Cek kemungkinan kebocoran.
Secara berkala setiap 6 bulan atau minimal setahun sekali amati bagian-bagian perpipaan apakah menunjukkan adanya tetesan atau perembesan oli. Jika dijumpai hal ini, maka menunjukkan adanya kebocoran kecil.

4. Pencucian sirip-sirip coil evaporator dan kondensor.
Sirip-sirip pada coil evaporator & kondensor juga berfungsi untuk dapat memperluas kontak antara coil dengan udara. Jika sirip-sirip ini sampai rusak atau bengkok misalnya, maka dapat menghambat aliran udara. Gunakan sisir khusus yang dipakai untuk dapat memperbaiki sirip-sirip yang bengkok.

Dalam jangka waktu yang lama pada permukaan sirip sirip coil akan terakumulasi debu atau kerak. Hal ini juga akan dapat menghambat kontak antara sirip-sirip dengan udara, sehingga kapasitas pendinginan akan turun. Oleh karena itu sirip sirip coil evaporator maupun kondensor minimum setahun sekali harus dibersihkan. Membersihkan sirip-sirip coil diperlukan peralatan khusus dan teknisi yang terlatih.

Sirip-sirip pada AC, terutama bagian outdoor lama kelamaan akan terjadi korosi yang dapat menyebabkan kontak dengan udara menjadi kurang baik. Sirip dengan bahan khusus seperti Blue-fin misalnya, mempunyai kelebihan lebih tahan lama terhadap korosi daripada sirip aluminium biasa.

5. Periksa aliran udara unit indoor
Kecepatan fan blower indoor juga dapat menyebabkan kapasitas pendinginan berkurang. Periksa bearing mungkin kocak karena aus. Bearing dan as motor fan blower yang kering kadang dapat menimbulkan suara noise, maka berilah sedikit minyak pelumas.

6. Cek saluran pembuangan air dan leveling unit indoor
Kadang terjadi kebuntuan atau kebocoran pada saluran pembuangan air. Cek pembuangan air dengan cara mengisi air dari gelas pada tatakan penadah air pada unit indoor. Cek dudukan indoor apakah tidak ada yang kendor dan tidak miring.

7. Cek Outdoor
Cek baling-baling outdoor apakah dapat berputar dengan lancar. Berilah minyak kalau perlu. Aliran udara yang lemah pada unit outdoor akan dapat menyebabkan pembuangan panas tidak sempurna, temperatur kondensor naik, dan tekanan refrigran juga akan naik serta kapasitas pendinginan turun. Hal ini dapat menyebabkan kerja kompresor tambah berat dan umur kompresor tidak lama. Cek konektor-konektor kabel listrik apakah mungkin ada yang kendor. Cek dudukan unit outdoor apakah tidak ada skrup yang kendor dan dudukan tidak miring.

8. Pembersihan lingkungan sekitar unit outdoor
Agar proses sirkulasi pembuangan panas oleh outdoor tetap terjaga dengan sempurna, maka lingkungan disekitar unit outdoor harus selalu dipelihara. Mungkin ada sampah disekitarnya, atau mungkin ada daun pohon yang dapat menghambat sirkulasi udara.

Demikianlah tips praktis merawat AC di rumah, agar AC tidak cepat rusak dan AC dapat bekerja optimal. Semoga bermanfaat.

 

CARA PERAWATAN AC

Artikel lainnya »