umroh plus aqso

Memilih untuk pergi berwisata ke luar kota bersama keluarga dan teman terdekat memang sangat menyenangkan. Namun jika berpergian ke luar kota dengan jumlah orang yang banyak dan tidak memiliki alat transportasi akan dapat menjadi kerepotan tersendiri jika harus menggunakan transportasi umum. Apalagi ke daerah-daerah dengan akses transportasi umum yang kurang memadai.

Nah, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menyewa mobil dengan sopir. Memang lebih enak memilih sewa mobil jakarta lengkap dengan sopirnya seperti yang menjadi salah satu layanan di trisanggaraya.com. Selain lebih mudah untuk berpergian, sopir tersebut juga telah mengetahui daerah yang akan dituju. Namun, kita harus tetap memperhatikan beberapa hal agar penyewaan mobil dan perjalanan wisata Anda tidak sia-sia. Berikut beberapa tips saat menyewa mobil dengan sopir.

Pertama, buat catatan kecil mengenai perjalanan Anda dengan rinci, yakni tempat-tempat mana aja yang akan Anda dan keluarga kunjungi. Setelah itu berikan catatan tersebut kepada sopir untuk ditentukan dan mengurutkan tempat-tempat mana yang terlebih dahulu akan dituju.

Kedua, pastikan mengenai hal-hal yang bersifat sensitif seperti biaya yang harus dikeluarkan untuk menyewa mobil bersama sopir, seperti biaya bensin selama perjalanan, uang makan, uang parkir, uang tiket masuk objek wisata, dan uang tips. Sehingga perjalanan Anda tidak terganggu oleh hal-hal sepele.

Ketiga, sebaiknya Anda telah melakukan riset terlebih dahulu mengenai tempat yang akan dituju melalui internet, media cetak, atau pengalaman teman. Mulai dari letak penginapan, jarak tempuh, dan estimasi biaya yang akan dikeluarkan.

Keempat, disiplinlah dengan waktu dan perkirakan waktu belanja Anda. Bila salah menggunakan waktu dengan baik, segala rencana yang telah disusun akan berantakan. Terlebih lagi hal tersebut dapat memperlama waktu penyewaan dan Anda bisa dikenakan tambahan biaya.

Kelima, Umumnya, pemakaian mobil dengan sopir berkisar antara 10-12 jam sehari, tergantung di masing-masing daerah di Indonesia. Bahkan beberapa daerah juga ada yang menyewakan mobil dan sopir selama 24 jam. Pastikan Anda memakai mobil tak melebihi waktu yang disepakati.

Kelima, bersikaplah dengan sopan terhadap sopir yang telah mengantarkan Anda. Namun, jangan terlalu mudah percaya kepada orang yang baru Anda kenali. Intinya, gunakan insting Anda untuk tetap berhati-hati selama berwisata. Hal ini juga untuk menjaga keamanan dan kenyamanan Anda dalam berwisata. Terlebih apabila memakai jasa sewa mobil jakarta, maka bisa dibuktikan dan dijadikan referensi ke teman dan relasi serta keluarga Anda.

TIPS SEWA MOBIL JAKARTA UNTUK BERWISATA
Photo
 
Many bodies prepared for cremation last week in Kathmandu were of young men from Gongabu, a common stopover for Nepali migrant workers headed overseas. Credit Daniel Berehulak for The New York Times

KATHMANDU, Nepal — When the dense pillar of smoke from cremations by the Bagmati River was thinning late last week, the bodies were all coming from Gongabu, a common stopover for Nepali migrant workers headed overseas, and they were all of young men.

Hindu custom dictates that funeral pyres should be lighted by the oldest son of the deceased, but these men were too young to have sons, so they were burned by their brothers or fathers. Sukla Lal, a maize farmer, made a 14-hour journey by bus to retrieve the body of his 19-year-old son, who had been on his way to the Persian Gulf to work as a laborer.

“He wanted to live in the countryside, but he was compelled to leave by poverty,” Mr. Lal said, gazing ahead steadily as his son’s remains smoldered. “He told me, ‘You can live on your land, and I will come up with money, and we will have a happy family.’ ”

Weeks will pass before the authorities can give a complete accounting of who died in the April 25 earthquake, but it is already clear that Nepal cannot afford the losses. The countryside was largely stripped of its healthy young men even before the quake, as they migrated in great waves — 1,500 a day by some estimates — to work as laborers in India, Malaysia or one of the gulf nations, leaving many small communities populated only by elderly parents, women and children. Economists say that at some times of the year, one-quarter of Nepal’s population is working outside the country.

Nepalís Young Men, Lost to Migration, Then a Quake

Artikel lainnya »