Bekasi, Saco-Indonesia.com - Kemajuan teknologi saat ini seakan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan Anda. Selama 24 jam dalam sehari Anda pun seakan tidak dapat berpisah dari alat komunikasi Anda. Anda melakukan berbagai macam hal sambil mengirim pesan atau menelpon. Tentu saja hal ini dapat menimbulkan bahaya dan mengganggu kesehatan.

Seperti dilansir dari nydailynews.com, mengirim pesan atau SMS-an sambil berjalan dapat mengganggu kemampuan seseorang untuk berjalan mengikuti garis lurus dan menjaga kecepatannya dalam berjalan.

Penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di University of Queensland, Australia ini menemukan bahwa ketika seseorang berjalan sambil mengirim pesan atau asyik dengan gadget mereka, maka gerakan jalan kaki mereka jadi tidak terarah dan kecepatan mereka dalam berjalan kaki pun juga terganggu.

"Saat Anda sedang berjalan kaki namun asyik dengan alat komunikasi Anda, maka konsentrasi Anda menjadi terpecah. Keseimbangan dan kemampuan Anda untuk berjalan akan terganggu. Akibatnya keselamatan Anda pun terancam," jelas Siobhan Schabrun, salah seorang peneliti.

Jadi, bijaklah dalam menggunakan alat komunikasi dan gadget Anda. Jangan sampai kesehatan dan keselamatan Anda terganggu akibat benda ini.

Sumber : merdeka.com

Editor : Maulana Lee

Jalan kaki sambil SMS berbahaya
Frontline  An installment of this PBS program looks at the effects of Ebola on Liberia and other countries, as well as the origins of the outbreak.
Frontline

Frontline An installment of this PBS program looks at the effects of Ebola on Liberia and other countries, as well as the origins of the outbreak.

The program traces the outbreak to its origin, thought to be a tree full of bats in Guinea.

Review: ‘9-Man’ Is More Than a Game for Chinese-Americans

A variation of volleyball with nine men on each side is profiled Tuesday night on the World Channel in an absorbing documentary called “9-Man.”

Television

‘Hard Earned’ Documents the Plight of the Working Poor

“Hard Earned,” an Al Jazeera America series, follows five working-class families scrambling to stay ahead on limited incomes.

Review: ‘Frontline’ Looks at Missteps During the Ebola Outbreak

Artikel lainnya »