Paket Umroh di bulan Ramadhan tahun

saco-indonesia.com,

Mendidik Anak Dengan Mainan Edukatif
Bagi anak-anak, mainan adalah hal yang penting menarik dan banyak dimiliki oleh teman-temannya yang lain. Karenanya, orang tualah yang juga harus pintar-pintar dalam memilih mainan    

mendidik anak dengan mainan edukatifMainan juga merupakan hiburan yang sangat menyenangkan bagi anak. Anak juga akan merasa terhibur dengan hadirnya mainan pada saat ia merasa bosan. Apalagi jika anak sedang ngambek, kalau diiming-imingi mainan pasti ngambeknya akan lupa.

Seperti yang telah kita ketahui bersama, anak-anak pasti belum bisa untuk menentukan mainan mana yang baik untuk tumbuh kembangnya. Bagi anak-anak, mainan yang penting menarik dan banyak dimiliki oleh teman-temannya yang lain. Oleh karena itu, orang tualah yang harus pintar-pintar memilih mainan mana yang baik untuk perkembangan anak. Mainan tidak hanya sebagai hiburan saja tetapi harus memiliki nilai edukatif bagi anak. Fungsinya agar anak bisa mendapatkan manfaat dari mainan tersebut yang bersifat mendidik.

Mainan edukatif adalah semua jenis permainan yang dibuat khusus untuk dapat memberikan pendidikan atau pengalan belajar kepada yang memainkan. Mainan yang sifatnya edukatif juga dapat membantu tumbuh kembang anak lebih cepat. Terutama pada anak usia balita yang pada masanya itu membutuhkan rangsangan motorik yang baik bagi perkembangan sosial maupun perkembangan lainnya.
Manfaat mainan edukatif bagi anak

    Mainan edukatif juga dapat membantu tumbuh kembang anak.
    Mampu untuk meningkatkan kemampuan anak dalam berkomunikasi dan melatih kemampuan berbahasa anak
    Membantu anak dalam menciptakan inovasi dan sesuatu yang baru pada setiap permainan
    Mainan edukatif juga dapat meningkatkan cara berfikir anak
    Mainan edukatif juga dapat meningkatkan rasa percaya diri anak
    Mainan edukatif juga dapat merangsang imajinasi anak
    Membentuk moralitas anak dan mengembangkan sifat sosial anak

Mendidik anak adalah kewajiban bagi semua orang. Mendidik anak dengan mainan edukatif adalah salah satu cara dari orang tua. Dimana orang tua dapat memilihkan jenis mainan yang dapat merangsang dan mendorong tumbuh kembang anak. Apakah Anda salah satu orang tua yang tertarik dengan cara ini? Ayo buktikan sendiri dan Anda siap dapat kejutan dari anak dengan kreatifitasnya.


Editor : Dian Sukmawati

MENDIDIK ANAK DENGAN MAINAN EDUKATIF

BEIJING (AP) — The head of Taiwan's Nationalists reaffirmed the party's support for eventual unification with the mainland when he met Monday with Chinese President Xi Jinping as part of continuing rapprochement between the former bitter enemies.

Nationalist Party Chairman Eric Chu, a likely presidential candidate next year, also affirmed Taiwan's desire to join the proposed Chinese-led Asian Infrastructure Investment Bank during the meeting in Beijing. China claims Taiwan as its own territory and doesn't want the island to join using a name that might imply it is an independent country.

Chu's comments during his meeting with Xi were carried live on Hong Kong-based broadcaster Phoenix Television.

The Nationalists were driven to Taiwan by Mao Zedong's Communists during the Chinese civil war in 1949, leading to decades of hostility between the sides. Chu, who took over as party leader in January, is the third Nationalist chairman to visit the mainland and the first since 2009.

Relations between the communist-ruled mainland and the self-governing democratic island of Taiwan began to warm in the 1990s, partly out of their common opposition to Taiwan's formal independence from China, a position advocated by the island's Democratic Progressive Party.

Despite increasingly close economic ties, the prospect of political unification has grown increasingly unpopular on Taiwan, especially with younger voters. Opposition to the Nationalists' pro-China policies was seen as a driver behind heavy local electoral defeats for the party last year that led to Taiwanese President Ma Ying-jeou resigning as party chairman.

Taiwan party leader affirms eventual reunion with China

Artikel lainnya »