saco-indonesia.com, Pembersihan Bandara Internasional Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah hingga Selasa siang, baru telah mencapai 70 persen. Sementara kondisi landasan pacu sebagian juga masih diselimuti abu vulkanik akibat dari letusan Gunung Kelud Jumat (14/2) lalu.

Akibatnya bandara yang telah terletak di bagian barat kota Solo tersebut belum bisa dioperasikan dari rencana semula, Rabu (19/2) pagi.

Kepala Otoritas Bandara Wilayah III, Mohammad Alwi juga mengatakan, pembukaan bandara baru juga dapat dilakukan pada Kamis (20/2) pagi, pukul 07.00 WIB. Keputusan tersebut diambil setelah pihaknya melakukan rapat dengan otoritas bandara, stakeholders, Danlanud, GM dan BMKG.

Penutupan ini telah dilakukan lantaran pembersihan landasan dan penunjang lainnya belum selesai dilakukan. Selain pengecekan kondisi bandara, pihaknya juga telah melakukan pengecekan kelayakan pesawat.

" Pesawat harus kita cek, yakni dengan inspeksi dengan boroskop, penggantian saringan filter udara, penggantian oli, kompresor wash, kemudian harus diputar motoring serta run up dengan idle power," kata Alwi kepada wartawan, Selasa (18/2).

Lebih lanjut Alwi juga mengatakan, pihaknya telah memberikan batas waktu hingga Kamis pagi, bandara bisa beroperasi kembali.

"Kita juga pastikan beberapa aspek, di antaranya aspek keamanan, sebelum bandara kita buka kembali," ujarnya.

Sementara itu General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo, Abdullah Usman juga mengatakan, pembersihan runway sampai saat ini hampir selesai.

"Total panjang runway 2600x60 meter. Ini pembersihan tinggal kira-kira 500 meter. Semoga nanti cepat selesai," katanya.

Menurut Usman, pihaknya telah menerjunkan sebanyak 825 personel TNI AU dan masih dibantu beberapa komponen lainnya.


Editor : Dian Sukmawati

ADI SOEMARMO TUTUP SAMPAI KAMIS

Artikel lainnya »