saco-indonesia.com, Meskipun masih berstatus awas, sebagian warga yang berdampak letusan Gunung Kelud sudah kembali pulang meninggalkan posko pengungsian. Para warga telah meyakini, kondisi Gunung Kelud kini sudah aman dan tidak akan meletus kembali.

Saharjo yang berusia (47) tahun , salah satu warga Laharpang, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, ini juga mengaku tidak betah berlama-lama di pengungsian. Ia pun telah memutuskan untuk membawa istri dan tiga anaknya kembali ke rumah.

"Sudah aman mas, biasanya kalau Gunung Kelud itu meletus hanya sekali. Sesudahnya tidak akan ada letusan lagi," katanya, Selasa (18/2) .

Saharjo juga mengaku, jarak rumahnya dan Gunung Kelud sekitar 6 kilometer. Tentu saja hal itu telah masih mendapat larangan. Sebab radius amannya adalah 10 kilometer. "Yang lain sudah pada pulang soalnya. Habisnya kan harus beres-beres rumah," ucapnya.

Selain Sahrjo, Puji yang berusia (24) tahun juga mengaku sudah balik ke rumah sejak Minggu (16/2) malam lalu. Puji juga menjelaskan, ia diminta orangtuanya untuk membersihkan pasir yang telah menimbun pekarangan dan genteng rumah.

"Minggu udah pulang, disuruh sama orangtua buat beres-beres rumah. Sekarang keluarga sudah pulang semua. Habis kalau di pengungsian bosan," ucapnya.

hampir seluruh warga RT 4/2 Laharpang, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, telah terlihat sibuk melakukan perbaikan rumah-rumah yang hancur diterjang erupsi Gunung Kelud.

Namun demikian, warga Laharpang ini, masih membutuhkan bantuan berupa pakaian dan selimut lantaran barang-barang di dalam rumah tidak sempat diselamatkan pada saat gunung dengan tinggi 1.731 mdpl itu meletus.


Editor : Dian Sukmawati

PENGUNGSI GUNUNG KELUD MULAI PULANG KE RUMAH

Artikel lainnya »